Skip to main content

Jambore Kader Posyandu di destinasi wisata alam Ulu Musi

Kepala Puskesmas Tunas Harapan, Sulistiawati, STr.Keb, acara ini memiliki tujuan yang lebih dari sekadar penyegaran bagi para kader dan tim Puskesmas. di Ulu Muai , Minggu (29/10)(ft : Gunawan teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><< Kegiatan "Jambore Kader Posyandu" ini diikuti oleh 120 kader dari 12 Posyandu yang berasal dari 9 desa dan 2 kelurahan di wilayah Curup Utara, yaitu Kelurahan Tunas Harapan dan Kelurahan Dusun Curup, serta Desa Batu Dewa, Perbo, Batu Panco, Dusun Sawah, Lubuk Kembang, Sukadatang, Pahlawan, Taba Renah, dan Desa Dataran Tapus. Setiap desa mengutus 10 orang kader. Menurut Kepala Puskesmas Tunas Harapan, Sulistiawati, STr.Keb, acara ini memiliki tujuan yang lebih dari sekadar penyegaran bagi para kader dan tim Puskesmas. Ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan sosial antar kader Posyandu dan meningkatkan pengetahuan mereka.Minggu (29/10).

Agenda Jambore Kader Posyandu mencakup berbagai kegiatan, seperti senam Germas dan Senam Rejang Lebong Bercahaya, serta lomba cerdas cermat, dan bahkan kegiatan rekreasi bersama di bawah sinar matahari.

"Jadi, jambore ini bukan hanya acara penyegaran bagi para kader dan tim Puskesmas, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi di antara mereka. Selain itu, acara ini memberikan wadah untuk meningkatkan pengetahuan para kader melalui lomba cerdas cermat yang berkaitan dengan peran, fungsi, dan tupoksi Posyandu," jelas Sulistiawati.

Kegembiraan tampak jelas di wajah para ibu kader Posyandu, terutama selama sesi senam Bersama yang mencakup senam Germas dan senam Rejang Lebong Bercahaya. Para ibu ini terlihat bersemangat mengikuti irama musik.

Setelah senam, para kader Posyandu duduk di bawah sinar matahari yang cerah. Beberapa ibu kader berusaha melindungi diri mereka dari sinar matahari dengan menggunakan kain atau karpet. Mereka mendengarkan dengan serius paparan materi terkait 25 kompetensi dasar kader Posyandu yang disampaikan oleh Desmiradi Hasanah, SKM, anggota tim Promkes Puskesmas Tunas Harapan.

"Kami sudah mendistribusikan buku mengenai 25 kompetensi dasar kader Posyandu kepada semua Posyandu. Para ibu harus belajar dan memahami isi buku ini sehingga pada tahun 2024, para ibu kader akan lebih memahami tugas bidan dan perawat," kata Desmi.

Kompetensi dasar kader Posyandu ini melibatkan berbagai aspek, termasuk perawatan ibu hamil dan ibu menyusui, seperti pemeriksaan ibu hamil dan ibu nifas, edukasi gizi ibu hamil, pemantauan tanda bahaya, dan penimbangan bayi. Para kader Posyandu ini bekerja sebagai relawan dan tugas mereka adalah untuk melayani masyarakat desa, bukan untuk mencari honorarium.

Sesi lomba cerdas cermat membuat suasana semakin meriah. Pertanyaan dilemparkan dengan cepat, dan ibu-ibu kader berlomba-lomba untuk mengangkat tangan sebagai tanda kesiapan menjawab pertanyaan.

Salah satu pertanyaan adalah mengenai dampak makanan yang mengandung banyak garam. Para kader dengan cepat mengangkat tangan dan menjawab bahwa dampaknya adalah hipertensi. Pertanyaan lain berkaitan dengan stunting, di mana para kader berusaha memberikan definisi yang sesuai.

Para juara lomba cerdas cermat menerima hadiah dari Puskesmas sebagai penghargaan. Acara ditutup dengan santap siang bersama bagi semua peserta jamboree.

Pewarta : Gunawan 

Editing : Adi Saputra