TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Bupati Rejang Lebong, Drs. Syamsul Effendi, MM dan Pj Bupati Sarolangun, Dr. Ir. Bachril Bakri, MAPP.SC, telah menandatangani nota kesepahaman dan kerjasama di Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong pada pukul 16.00 WIB.
Kerjasama ini mencakup pengadaan hasil pertanian, dengan fokus pada kebutuhan Sarolangun akan cabe merah, cabe rawit, dan bawang merah. Dr. Bachril Bakri menjelaskan bahwa wilayah Sarolangun, yang mencakup 5996 KM2 dengan 11 kecamatan, memerlukan dukungan suplai produk pertanian dari daerah tetangga.
"Penduduk kami mencapai 202 ribu jiwa, dan dengan APBD sebesar Rp. 1,2 triliun per tahun, kami berharap dapat memperoleh dukungan dari Rejang Lebong untuk mengatasi inplasi pertanian yang tengah kami hadapi," ungkap Bachril Bakri.
Bupati Syamsul Effendi menyambut baik kerjasama ini, menyatakan bahwa Rejang Lebong telah menjalin kerjasama dengan beberapa daerah lain, seperti Palembang, Musi Rawas, Lubuklinggau, bahkan Pemprov Jawa Barat. Dia menekankan potensi Rejang Lebong sebagai kawasan pegunungan dengan ketinggian 1.600 DPL, memungkinkan pengembangan sektor pertanian.
"Hampir 60 persen penduduk Rejang Lebong bekerja di sektor pertanian, khususnya petani kopi dan sayur-sayuran, serta komoditas unggul lainnya seperti gula aren dan gula merah. Melalui kerjasama ini, kami berharap harga produk pertanian Rejang Lebong dapat ditingkatkan dan memberikan stabilitas harga," jelas Bupati Syamsul Effendi.
Bachril Bakri juga memperkenalkan rombongan yang mendampinginya, termasuk Asisten III, Hazri, Sekdis Pertanian dan Tanaman Pangan, H. Masturo, serta Kadis Peternakan dan Pertanian, A. Mu’in. Kerjasama ini diharapkan memberikan manfaat ganda bagi kedua daerah, dengan penyuplai produk pertanian dari Rejang Lebong dan pasar baru bagi produk pertanian Sarolangun. Kerjasama ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Pewarta : Gunawan
Editing : Adi Saputra