Skip to main content

Pemerintah Kota Bengkulu Mudahkan Warga Urus Dokumen Anak Baru Lahir

Kesepakatan ini ditandatangani dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, pada Rabu (12/3/2025).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>   Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu resmi menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) serta Rumah Sakit Tino Galo (RSTG). Kesepakatan ini ditandatangani dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, pada Rabu (12/3/2025).

Melalui kerja sama ini, setiap warga Kota Bengkulu yang melahirkan di RSHD akan memperoleh tambahan layanan administrasi kependudukan. Saat ibu dan bayi pulang dari rumah sakit, mereka akan langsung menerima Kartu Keluarga (KK) yang telah diperbarui, Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA). Dengan demikian, orang tua tidak perlu lagi mengurus dokumen kependudukan secara terpisah ke kantor Dukcapil.

Sebagai bentuk inovasi layanan, Dukcapil Kota Bengkulu juga akan memberikan layanan khusus bagi bayi yang lahir pada hari Jumat. Dalam kasus ini, pihak Dukcapil akan langsung mengantarkan dokumen kependudukan ke alamat rumah orang tua bayi tanpa perlu datang ke kantor atau rumah sakit. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen resmi setelah kelahiran anak mereka.

Program layanan terintegrasi ini merupakan bagian dari program kerja 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu. Program tersebut diberi nama "BERSALIN BAHAGIA, BAWA AKTA DAN KIA," yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya dalam bidang administrasi kependudukan.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh dokumen kependudukan, tetapi juga sebagai langkah percepatan dalam pencatatan kelahiran di Kota Bengkulu. Dengan adanya program ini, diharapkan setiap anak yang lahir langsung memiliki identitas resmi yang tercatat dalam sistem kependudukan nasional.

Sementara itu, Direktur RSHD mengungkapkan bahwa kerja sama ini sangat membantu pihak rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien. Dengan adanya dokumen kependudukan yang langsung diterbitkan, keluarga pasien tidak perlu repot mengurusnya secara terpisah. Hal ini juga membantu memastikan bahwa setiap anak yang lahir telah terdaftar dalam sistem kependudukan sejak dini.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap bahwa program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Mereka juga mengajak rumah sakit lain untuk ikut serta dalam kerja sama ini agar semakin banyak warga yang dapat merasakan kemudahan dalam mengurus dokumen kependudukan.

Dengan adanya program "BERSALIN BAHAGIA, BAWA AKTA DAN KIA," diharapkan pelayanan publik di Kota Bengkulu semakin maju dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah ini menjadi salah satu inovasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemudahan bagi warga Kota Bengkulu, khususnya bagi keluarga yang baru saja menyambut kehadiran anggota keluarga baru.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra