Skip to main content

Pemerintah Provinsi Bengkulu Ajukan Usulan 2,5 Juta KL BBM Subsidi untuk Tahun 2024

Asisten II Pemprov Bengkulu, RA Denni, mengumumkan bahwa pemerintah setempat telah mengusulkan kuota sebesar 2,5 juta Kilo Liter (KL) BBM subsidi untuk tahun 2024 kepada pemerintah pusat dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas)Minggu (10/12)(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengambil langkah proaktif dalam menangani masalah antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayahnya. Terbaru, Asisten II Pemprov Bengkulu, RA Denni, mengumumkan bahwa pemerintah setempat telah mengusulkan kuota sebesar 2,5 juta Kilo Liter (KL) BBM subsidi untuk tahun 2024 kepada pemerintah pusat dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

Usulan tersebut terbagi menjadi 1.938.954 KL untuk BBM jenis Pertalite dan 611.256 KL untuk BBM jenis Solar. Angka ini disusun berdasarkan perhitungan yang teliti dari usulan pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Bengkulu.

"Sudah kita sampaikan ke BPH Migas untuk kebutuhan tahun 2024, itu sebesar 2,5 Juta KL," ujar RA Denni.

Denni menegaskan bahwa jumlah kuota yang diusulkan dipastikan memadai, telah dipertimbangkan secara cermat sesuai dengan kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota di Bengkulu. Namun, ia juga mengimbau agar penggunaan BBM subsidi ini tepat sasaran, dengan mengingatkan perusahaan untuk tidak menggunakan BBM subsidi untuk kendaraan mereka.

"Kita mengingatkan agar kendaraan dari pihak perusahaan untuk tidak menggunakan bio solar yang subsidi, karena BBM ini hanya untuk masyarakat kita yang memang diberi dan disubsidi oleh pemerintah," tambahnya.

Adapun rincian usulan BBM subsidi dari beberapa kabupaten/kota di Bengkulu adalah sebagai berikut:

-Kota Bengkulu: 921.590 KL Pertalite dan 68.050 KL Solar.

-Kabupaten Kaur: 870.106 KL Pertalite dan 437.522 KL Solar.

-Rejang Lebong: 36.376 KL Pertalite dan 15.000 KL Solar.

-Mukomuko: 965 KL Pertalite dan 23.040 KL Solar.

-Bengkulu Tengah: 21.728 KL Pertalite dan 12.160 KL Solar.

-Kepahiang: 21.103 KL Pertalite dan 5.953 KL Solar.

-Seluma: 17.280 KL Pertalite dan 4.344 KL Solar.

-Bengkulu Selatan: 11.680 KL Pertalite dan 5.472 KL Solar.

-Lebong: 8.640 KL Pertalite dan 4.680 KL Solar.

-Kabupaten Bengkulu Utara: 4.486,84 KL Pertalite dan 35.035 KL Solar.

Langkah proaktif ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan antrian BBM subsidi di wilayah Bengkulu dan memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra