TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Seluma secara resmi menerima kedatangan 953 mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB) yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Prosesi penerimaan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Seluma, Rabu (17/6/2026), dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, S.E., M.S.E., M.A.
Ratusan mahasiswa tersebut akan menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Seluma sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua LP3 KKN Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Eng. Ir. Deddy Suryadi, S.T., M.T., menjelaskan bahwa para peserta KKN akan disebar ke 103 desa dan kelurahan yang berada di 12 kecamatan di Kabupaten Seluma.
Menurutnya, program KKN tahun ini dirancang untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi desa, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga dukungan terhadap program pembangunan daerah.
“Sebanyak 953 mahasiswa akan ditempatkan di 103 desa dan kelurahan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Seluma. Mereka akan menjalani masa pengabdian selama 40 hari dan dijadwalkan kembali ke kampus pada akhir Juli 2026,” ujar Prof. Deddy Suryadi.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi desa, sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.
Pemkab Seluma Apresiasi Sinergi dengan Universitas Bengkulu
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Bengkulu yang kembali mempercayakan Kabupaten Seluma sebagai lokasi pelaksanaan KKN mahasiswa.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan bentuk kolaborasi strategis yang sangat penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Kami menyambut baik kehadiran para mahasiswa Universitas Bengkulu di Kabupaten Seluma. Pemerintah daerah mengapresiasi kepercayaan yang diberikan serta sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Pemkab Seluma dan UNIB,” kata Deddy Ramdhani.
Ia berharap para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa ide-ide kreatif, inovatif, dan solutif selama berada di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa juga diharapkan dapat memperkuat berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.
Mahasiswa Diharapkan Menjadi Motor Inovasi Desa
Lebih lanjut, Deddy Ramdhani menegaskan bahwa desa-desa di Kabupaten Seluma memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan. Oleh karena itu, peran mahasiswa sangat dibutuhkan untuk membantu menggali potensi tersebut sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berbagai program yang dapat dikembangkan selama pelaksanaan KKN antara lain penguatan sektor pertanian, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), literasi digital, pendidikan masyarakat, kesehatan lingkungan, hingga promosi potensi wisata desa.
“Kami berharap para mahasiswa mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan. Dari kolaborasi tersebut diharapkan lahir berbagai gagasan dan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Seluma,” tambahnya.
Wujud Pengabdian dan Pembelajaran Nyata
Program KKN menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Selain membantu pembangunan desa, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan sosial yang ada di lapangan.
Dengan diterjunkannya 953 mahasiswa KKN Universitas Bengkulu ke berbagai wilayah Kabupaten Seluma, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra