Skip to main content

Pemprov Bengkulu Dukung Eks Pusat Kuliner Pantai Panjang Jadi Kawasan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat

Pemprov Bengkulu Dukung Eks Pusat Kuliner Pantai Panjang Jadi Kawasan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat.Senin(3/6)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<<< Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, memimpin rapat lanjutan untuk membahas rencana penggunaan lokasi eks Pusat Kuliner di Pantai Panjang sebagai Kawasan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS). Rapat ini dilaksanakan di Kantor Gubernur Bengkulu, menindaklanjuti pertemuan sebelumnya antara Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Bengkulu dengan Gubernur Bengkulu.

Nandar Munadi menjelaskan bahwa rencana ini disambut baik oleh pemerintah provinsi. "Kami menyambut baik lokasi yang sudah disurvei eks pusat kuliner Pantai Panjang ini akan dimanfaatkan sebagai Kawasan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS). Hasil rapat ini akan kami laporkan kepada Gubernur," ujar Nandar Munadi.

Pemprov Bengkulu mendukung sepenuhnya pemanfaatan eks Pusat Kuliner Pantai Panjang oleh KDEKS sebagai Kawasan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS). Namun, Nandar menekankan bahwa KDEKS tidak diizinkan untuk melakukan pembangunan permanen di area tersebut. "Pemprov setuju lokasi kuliner dimanfaatkan binaan KDEKS khususnya kuliner halal, dengan ketentuan kawasan HPL tidak boleh dibangun permanen. Hal ini akan kami laporkan juga kepada pimpinan," tambah Nandar Munadi.

Ridwan Nurazi, Direktur Eksekutif KDEKS Provinsi Bengkulu, menjelaskan alasan dipilihnya lokasi eks Pusat Kuliner Pantai Panjang. Menurutnya, tujuan utama adalah untuk menghidupkan kembali dan meramaikan Pantai Panjang, sekaligus memberikan peluang bagi UMKM untuk berdagang dengan syarat utama produk halal yang telah bersertifikat Kementerian Agama. "Kami bertujuan untuk menghidupkan dan meramaikan Pantai Panjang serta memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berdagang dengan syarat utama produk halal berdasarkan sertifikat Kemenag," tutup Ridwan Nurazi.

Rencana ini diharapkan dapat mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Bengkulu, dengan fokus pada penyediaan kuliner yang sesuai dengan prinsip halal, aman, dan sehat.

Pewarta : Herdianson 

Editing : Adi Saputra