TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, resmi membuka Lomba Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Relawan (LKBBR) 2024 yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI). Acara tersebut bertempat di Bumi Perkemahan Kwarcab Bengkulu dan dihadiri oleh ratusan relawan dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Khairil Anwar mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat mempererat kerja sama dan solidaritas antar relawan. Ia menekankan bahwa peran relawan sangat penting dalam penanggulangan bencana, tidak hanya sebagai garda terdepan dalam tanggap darurat, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat tentang kesiapsiagaan dan tanggap bencana.
“PMI harus selalu mengembangkan kapasitas relawannya, yang merupakan ujung tombak organisasi sosial ini,” ujar Khairil Anwar. Ia juga menyoroti pentingnya pandangan positif masyarakat terhadap relawan PMI dan dukungan dari semua kalangan untuk membangun citra organisasi tersebut.
Khairil mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam upaya meningkatkan pembinaan dan pengembangan relawan. “Melalui monitoring kompetensi dan evaluasi materi yang telah diterima oleh para relawan, kami berharap mereka dapat berkontribusi lebih besar dalam memajukan Palang Merah Indonesia,” tambahnya sebelum menutup sambutan.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Asnawi A. Lamat, juga memberikan sambutan yang senada. Ia menjelaskan bahwa PMI semakin dipercaya oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas kemanusiaan dan pembinaan relawan. Menurutnya, PMI telah mengalami evolusi signifikan dalam pengelolaan relawan.
“Kami berusaha untuk menghasilkan acuan manajemen pembinaan relawan serta mengembangkan kapasitas mereka melalui berbagai kegiatan, termasuk program adaptasi pengurangan risiko bencana dan pembentukan karakter remaja,” ungkap Asnawi. Ia berharap melalui kegiatan ini, relawan PMI Provinsi Bengkulu dapat menjadi lebih berkualitas dan tangguh dalam menghadapi bencana.
Acara LKBBR 2024 ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang berasal dari utusan relawan PMI dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga mencakup sosialisasi mengenai pengurangan risiko bencana, lomba setup posko, lomba pertolongan pertama, lomba infografis bencana, lomba reportase bencana, eksebisi tenaga sukarela, olahraga persahabatan, serta talkshow.
Dengan diadakannya lomba ini, PMI berkomitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di tingkat masyarakat serta berkontribusi dalam upaya adaptasi terhadap krisis iklim. Acara ini diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran pengalaman dan pengetahuan antar relawan, sehingga mereka semakin siap dan tanggap dalam menghadapi kemungkinan bencana di masa depan.
LKBBR 2024 menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan relawan dan mempersiapkan mereka untuk menjalankan misi kemanusiaan yang lebih efektif dan efisien. Melalui kolaborasi yang solid, PMI dan relawan diharapkan dapat bersama-sama membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra