Skip to main content

Ratusan Purna Bakti ASN Terharu dengan Respons Positif Bupati Rejang Lebong

Bupati Rejang Lebong, Drs. H. Syamsul Effendi, MM. Acara bertatap muka yang diadakan pada jumat, tanggal 1 Desember, di ruang rapat kantor bupati tersebut, menandai momen bersejarah bagi pensiunan ASN di daerah tersebut.(ft : Gunawan teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Ratusan mantan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai latar belakang menyampaikan rasa terharu dan terima kasih atas sambutan hangat dari Bupati Rejang Lebong, Drs. H. Syamsul Effendi, MM. Acara bertatap muka yang diadakan pada jumat, tanggal 1 Desember, di ruang rapat kantor bupati tersebut, menandai momen bersejarah bagi pensiunan ASN di daerah tersebut.

Dalam pertemuan yang penuh kehangatan, 203 mantan ASN berkesempatan untuk berdialog langsung dengan Bupati Effendi, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Yusran Fauzi, ST, yang juga menjabat sebagai Ketua Korpri, serta Asisten I, Pranoto Madjid, SH, MSi.

Salah satu peserta tatap muka, Ratnaini, seorang pensiunan pengawas Taman Kanak-Kanak (TK) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas), menyatakan rasa terima kasihnya kepada Bupati karena kesempatan ini merupakan yang pertama kali bagi dirinya untuk berada dalam ruang rapat bupati.

"Kami berterima kasih sekali dengan pak bupati yang mengundang dan melepas kami. Sebab, saya baru pertama kali masuk ruang rapat bupati ini. Acara ini juga setahu saya baru pertama kali dilaksanakan. Makanya, banyak kawan-kawan saya yang masuk grup WhatsApp pensiunan Dikbud yang memberikan komentar dan meminta diundang juga," ujar Ratnaini.

Menyampaikan kekhawatiran atas posisi pengawas TK yang ditinggalkannya yang kini kosong, Ratnaini juga mengungkapkan bahwa ada beberapa guru TK yang memenuhi syarat untuk mengisi posisi tersebut.

Sementara itu, Mely Restuti, mantan pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Dinas Dikbud, juga merasa gembira atas undangan khusus yang diberikan kepada para pensiunan tahun 2023 oleh bupati.

"Walaupun kami sudah pensiun, tapi kami masih kuat dan masih sehat, dan kami siap membantu. Jadi, jika kita kekurangan tenaga pengawas, maka kami siap dipekerjakan lagi. Jadi, jangan dianggap kami yang sudah pensiun ini tidak berguna lagi," ungkap Mely.

Menyambut aspirasi dan keinginan para pensiunan dengan sikap bijak, Bupati Effendi memberikan respons positif. "Soal formasi pengawasan TK yang kosong akan segera kita isi. Jika memungkinkan, kita akan mempekerjakan para pensiunan ini. Untuk insentifnya, akan kita usahakan dari dana APBD dan tentunya akan kita koordinasikan terlebih dahulu dengan DPRD," jelas Bupati.

Pertemuan yang dipenuhi dengan dialog yang konstruktif dan semangat positif ini ditutup dengan acara santap siang bersama, di mana para purna bakti ASN ini dapat berinteraksi lebih dekat dan menikmati momen kebersamaan yang berkesan.

Pewarta : Gunawan

Editing : Adi Saputra