TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>Republik Demokratik (RD) Kongo memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 3-1 atas Uzbekistan pada laga terakhir Grup K yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Minggu WIB. Hasil tersebut mengantarkan wakil Afrika itu lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Kemenangan ini menjadi salah satu cerita menarik pada penutupan fase grup karena RD Kongo mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal di awal pertandingan. Perjalanan mereka menuju fase gugur mendapat perhatian luas dari pencinta sepak bola yang mengikuti perkembangan turnamen melalui berbagai platform, termasuk livesports088 com yang rutin menyajikan informasi terbaru seputar Piala Dunia 2026.
Lolosnya RD Kongo juga dianggap sebagai bukti perkembangan sepak bola Afrika di level internasional. Berbagai analisis mengenai performa tim asuhan Sebastien Desabre turut menjadi pembahasan menarik, termasuk ulasan yang disajikan oleh Andi Pratama yang mengikuti dinamika kompetisi sepak bola dunia.
Uzbekistan Sempat Membuat Kejutan
Pertandingan dimulai dengan tekanan dari Uzbekistan. Tim asuhan Fabio Cannavaro berhasil membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-10 melalui penyelesaian Eldor Shomurodov.
Gol tersebut menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Uzbekistan yang berhasil berbuah gol sepanjang pertandingan. Setelah unggul, mereka lebih banyak bertahan dan mencoba mengandalkan serangan balik.
Di sisi lain, RD Kongo langsung meningkatkan tempo permainan untuk mengejar ketertinggalan.
Dominasi RD Kongo Berbuah Manis
Meski tertinggal, RD Kongo tampil lebih agresif dalam menguasai jalannya pertandingan. Mereka terus menekan lini pertahanan Uzbekistan melalui kombinasi serangan dari kedua sisi lapangan.
Namun berbagai peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan semakin meningkat. Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil ketika wasit memberikan hadiah penalti pada menit ke-68.
Yoane Wissa yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Wissa dan Mayele Jadi Penentu
Gol penyeimbang membuat kepercayaan diri para pemain RD Kongo meningkat tajam. Hanya berselang sepuluh menit, Fiston Mayele berhasil membalikkan keadaan melalui penyelesaian yang membawa timnya unggul 2-1.
Uzbekistan mencoba mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan, tetapi justru kembali kebobolan saat memasuki masa tambahan waktu.
Yoane Wissa mencetak gol keduanya pada menit ke-90+1 setelah memanfaatkan umpan matang dari Meschack Elia. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-1 sekaligus mengunci tiket menuju babak 32 besar.
Statistik Tunjukkan Dominasi Kongo
Sepanjang pertandingan, RD Kongo tampil jauh lebih dominan dibanding lawannya. Mereka mampu melepaskan 19 percobaan ke arah gawang, sedangkan Uzbekistan hanya menghasilkan tiga upaya sepanjang laga.
Pertandingan juga berlangsung cukup keras dengan total 22 pelanggaran. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain RD Kongo dan dua kartu kuning bagi Uzbekistan.
Statistik tersebut memperlihatkan bahwa kemenangan RD Kongo memang layak diraih berkat dominasi permainan sejak tertinggal pada awal laga.
Siap Hadapi Tantangan Berikutnya
Tambahan tiga poin membuat RD Kongo mengakhiri fase grup dengan koleksi empat poin dan finis sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Sementara itu, Kolombia keluar sebagai juara Grup K dengan tujuh poin, sedangkan Portugal menempati posisi kedua dengan lima poin.
Bagi Uzbekistan, kekalahan ini memastikan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 harus berakhir tanpa meraih satu poin pun dari tiga pertandingan.
Kini RD Kongo bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat di babak 32 besar. Kepercayaan diri yang tumbuh setelah kemenangan dramatis atas Uzbekistan diharapkan menjadi modal penting untuk kembali menciptakan kejutan pada fase gugur turnamen.