TEROPONGPUBLIK.CO.ID- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Bengkulu Selatan belum bisa memberikan komentar terkait dengan banyak ikan mati di aliran sungai Mertam di Desa Suka Jaya Kecamatan Kedurang Ilir Bengkulu Selatan.
Lantaran, sampai saat ini pihaknya baru saja mengirimkan uji sampel berupa air sungai dan ikan yang mati ke Laboratorium Provinsi Bengkulu untuk di uji.
Kadis LHK Bengkulu Selatan Ir. Haroni Murni, SP membenarkan, jika setelah mendaptkan laporan dari masyarakat, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk memastikan informasi tersebut.
Bahkan, pihaknya juga telah mengambil sampel Sungai Mertam sekaligus ikan yang mati untuk di uji Laboratorium di Provinsi Bengkulu. Untuk memastikan kematian ikan tersebut belum bisa dijelaskan, karena tetap menunggu hasil uji lab.
"Benar, setelah menerima laporan tim langsung begerak untuk mengecek lokasi. Bahkan, kita sudah mengambil sampel dan saat ini sedang dilakukan pengujian di Laboratorium Provinsi Bengkulu, kita tunggu hasilnya saja," kata Haroni.
Berkenaan dengan libur, kemungkian hasil tersebut baru bisa dilakukan pada Senin (5/6/2023) karena mulai di hari ini masih libur.
"Kita perkirakan baru akan di uji Senin (5/6/2023). Karena bertepatan libur panjang. Bahkan, pengujian itu sendiri diperkirakan cukup memerlukan waktu karena tidak mungkin cukup waktu satu hari," ungkap Haroni.
Penulis :Julian kenedi
Editor: Adi Saputra