TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Sebanyak 82 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Bengkulu (UNIB) resmi dilepas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pulau Enggano, Bengkulu Utara. Pelepasan ini dilakukan oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, di Balai Raya Semarak Bengkulu.
Gubernur Rohidin menyampaikan harapannya kepada mahasiswa yang akan menjalani KKN selama 40 hari di pulau terluar Bengkulu tersebut. Dia mengingatkan agar para mahasiswa dapat berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang ada di Enggano.
Menurut Rohidin, KKN merupakan simulasi penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dan menilai kesiapan mereka sebelum memasuki dunia kerja. Dia juga menggarisbawahi bahwa infrastruktur di Pulau Enggano telah mengalami perkembangan signifikan, seperti ketersediaan listrik selama 24 jam sejak dua tahun terakhir dan jaringan internet 4G yang telah tersedia.
"Dengan kondisi infrastruktur yang semakin baik, saya yakin mahasiswa dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik tanpa kendala berarti," tambah Rohidin.
Rohidin juga berharap kolaborasi antara mahasiswa UGM dan UNIB tidak hanya meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat Enggano, tetapi juga mempererat hubungan antar perguruan tinggi. Hal ini sejalan dengan pendapat Aulia Khoiriyah, mahasiswi Program Studi Politik dan Pemerintahan UGM, yang menganggap KKN sebagai bagian penting dari kurikulum universitasnya.
Aulia menyambut baik kesempatan berkolaborasi dengan mahasiswa UNIB, menggambarkannya sebagai peluang berharga untuk belajar dan bekerja sama dalam lingkungan yang berbeda. "Kami sangat bersemangat dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Enggano," ujarnya.
Selain itu, Aulia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu atas dukungan dan fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa UGM dan UNIB untuk melaksanakan KKN di Enggano. "Kami berharap program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga memperdalam persahabatan antar mahasiswa kedua universitas," lanjut Aulia.
Sebagai tambahan informasi, selain di Pulau Enggano, mahasiswa UGM juga akan melaksanakan KKN di Kabupaten Kaur. Ini menunjukkan komitmen UGM dalam memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswanya dalam masyarakat yang beragam, baik di wilayah terpencil maupun perkotaan.
Dengan demikian, pelepasan 82 mahasiswa ini bukan hanya sebagai awal perjalanan KKN mereka, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat jejaring pendidikan tinggi lintas universitas dan memberikan dampak positif bagi pembangunan di daerah-daerah yang membutuhkan.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra