Skip to main content

Rp40 Miliar Digelontorkan, Akses Jalan Lebong Kini Lebih Lancar

Rp40 Miliar Digelontorkan, Akses Jalan Lebong Kini Lebih Lancar

Suasana hangat menyelimuti Masjid Al Amin di Kabupaten Lebong saat jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menggelar rangkaian Safari Ramadan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Helmi Hasan pada Jumat (27/2) itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penyampaian capaian dan rencana pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Di hadapan ratusan jemaah yang memadati masjid, gubernur menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, bulan suci menjadi saat yang tepat bagi pemerintah untuk turun langsung menyapa warga, mendengar aspirasi, sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai harapan.

Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah sektor infrastruktur, khususnya peningkatan kualitas jalan provinsi di wilayah Lebong. Pemerintah Provinsi Bengkulu pada tahun anggaran 2025 mengalokasikan dana sekitar Rp40 miliar untuk memperbaiki sejumlah ruas strategis. Anggaran tersebut diarahkan untuk memastikan konektivitas antarwilayah semakin lancar dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak lagi terhambat oleh kondisi jalan yang rusak.

Dalam penyampaiannya, gubernur menggambarkan besarnya nilai anggaran itu dengan cara sederhana agar mudah dipahami masyarakat. Ia menyebut, uang puluhan miliar rupiah tersebut kini telah berubah wujud menjadi jalan beraspal mulus yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Pernyataan itu disambut antusias oleh jemaah yang selama ini menginginkan perbaikan akses transportasi.

Beberapa proyek yang telah dan sedang berjalan antara lain peningkatan ruas Batas Utara–Batas Tebing–Muara Aman sepanjang 3,37 kilometer dengan nilai sekitar Rp9,7 miliar. Selain itu, ruas Muara Aman–Tambang Sawah sepanjang 7,87 kilometer juga mendapat kucuran anggaran sekitar Rp30,7 miliar. Perbaikan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Lebong.

Tak hanya infrastruktur jalan, perhatian pemerintah provinsi juga diarahkan pada sektor kesehatan. Tahun sebelumnya, sebanyak 12 unit ambulans telah disalurkan untuk mendukung layanan kesehatan di berbagai kecamatan di Kabupaten Lebong. Pada tahun ini, jumlah armada tersebut direncanakan akan kembali ditambah guna mempercepat penanganan pasien, terutama di wilayah yang cukup jauh dari pusat layanan kesehatan.

Bupati Lebong, Azhari, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pemerintah provinsi. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi kunci percepatan pembangunan, terutama dalam mengatasi keterbatasan anggaran daerah.

Rangkaian Safari Ramadan juga diisi dengan penyerahan berbagai bantuan sosial. Pemerintah Provinsi Bengkulu menyerahkan dana hibah sebesar Rp50 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Al Amin. Selain itu, bantuan kursi roda diberikan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas.

Sebanyak 50 paket sembako turut dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar masjid. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan. Tidak hanya itu, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan senilai Rp222 juta juga disalurkan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi para pekerja.

Melalui Safari Ramadan ini, pemerintah provinsi ingin menegaskan bahwa pembangunan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan hadir nyata dalam kehidupan masyarakat. Infrastruktur yang membaik, layanan kesehatan yang diperkuat, serta bantuan sosial yang tepat sasaran menjadi bagian dari upaya menciptakan kesejahteraan yang merata.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar setiap program yang direncanakan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat luas. Bagi masyarakat Lebong, kehadiran langsung gubernur dan jajaran pemerintah menjadi bukti bahwa aspirasi mereka didengar. Safari Ramadan pun kembali menjadi ruang penguatan kebersamaan antara pemerintah dan rakyat dalam membangun Bengkulu yang lebih maju.