Skip to main content

Sekda Bengkulu Ajak Organisasi Perempuan Bersatu Lawan TPPO dan Kekerasan Anak

Isnan Fajri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan organisasi perempuan untuk memperkuat keluarga secara ekonomi, sosial, dan melalui pendekatan yang lebih dalam terhadap anak-anak.Selasa(7/5)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<  Tingginya jumlah kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Bengkulu, serta di seluruh Indonesia, menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum. Menghadapi fenomena ini, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, memobilisasi berbagai pihak, terutama organisasi perempuan di daerah tersebut, untuk berperan aktif dalam mengatasi masalah ini, mulai dari tingkat lingkungan keluarga.

Upaya ini mencakup pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas anak-anak dan memberikan arahan tentang pembentukan karakter serta moral yang baik, terutama bagi remaja. Isnan Fajri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan organisasi perempuan untuk memperkuat keluarga secara ekonomi, sosial, dan melalui pendekatan yang lebih dalam terhadap anak-anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat, menyoroti pentingnya peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak-anak.Selasa(7/5).(Herdianson - teropongpublik.co.id)

Dalam sosialisasi mengenai peningkatan kapasitas dan kualitas pendidikan perempuan dalam membentuk karakter keluarga, Isnan Fajri menyatakan keyakinannya bahwa pemberdayaan karakter dan moral secara masif di tingkat keluarga akan secara bertahap mengurangi kasus TPPO dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bengkulu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat, menyoroti pentingnya peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak-anak. Dia berharap bahwa melalui pemberdayaan keluarga melalui organisasi perempuan, angka kasus TPPO dapat ditekan.

Kehadiran berbagai organisasi perempuan, termasuk Dharma Wanita se-Provinsi Bengkulu, dalam acara tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat keluarga sebagai basis utama dalam membentuk karakter anak-anak.

Top of Form

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra