TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, SE., M.SE., M.A., menghadiri rapat koordinasi verifikasi calon penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang berlangsung di ruang rapat Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (3/3/2026). Agenda ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dan provinsi dalam memastikan bantuan perumahan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dan diikuti perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, serta unsur Satuan Kerja dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan teknis verifikasi data sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan tiga juta rumah yang menjadi bagian dari kebijakan strategis nasional, sekaligus mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Dalam forum tersebut terungkap bahwa hasil verifikasi sementara menunjukkan tingkat kecocokan data calon penerima masih berada di angka sekitar 40 persen. Artinya, dari seluruh nama yang diusulkan, tidak semuanya memenuhi kriteria administrasi maupun kondisi faktual di lapangan. Temuan ini menjadi perhatian serius, karena jika data tidak segera diperbarui dan disesuaikan, kuota bantuan yang telah dialokasikan berpotensi dialihkan ke daerah lain yang lebih siap secara administrasi.
Sekda Seluma, Deddy Ramdhani, menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk segera melakukan pembenahan data. Ia menyebut, sinkronisasi antara data usulan daerah dan hasil verifikasi lapangan menjadi kunci agar bantuan tidak salah sasaran. Menurutnya, BSPS bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga bentuk intervensi sosial untuk meningkatkan kualitas hidup warga kurang mampu.
Tim verifikasi di lapangan bekerja dengan standar pemeriksaan yang ketat. Mereka tidak hanya mencermati kelengkapan berkas administrasi, tetapi juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi rumah calon penerima. Aspek yang dinilai meliputi kekuatan struktur bangunan, kondisi atap dan dinding, kelayakan lantai, sistem sanitasi, akses pencahayaan, hingga ventilasi udara. Selain itu, kepemilikan lahan serta dokumen kependudukan juga diverifikasi secara detail untuk memastikan keabsahan data.
Proses ini turut didukung dengan dokumentasi visual berupa foto kondisi rumah sebelum perbaikan serta pencatatan titik koordinat lokasi menggunakan sistem digital. Langkah tersebut dilakukan guna menjamin transparansi dan mencegah potensi tumpang tindih penerima bantuan. Dengan data yang akurat dan terverifikasi, pemerintah berharap proses pencairan bantuan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, sejumlah perwakilan daerah menyampaikan kendala yang dihadapi, mulai dari perubahan kondisi penerima, data ganda, hingga ketidaksesuaian antara data lama dengan kondisi aktual di lapangan. Oleh karena itu, rapat koordinasi ini juga menjadi ajang berbagi solusi dan strategi percepatan validasi data.
Herwan Antoni dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemerintah daerah agar kuota BSPS Tahun Anggaran 2026 tidak terbuang sia-sia. Ia mengingatkan bahwa program ini merupakan peluang besar untuk menurunkan angka RTLH secara signifikan di Provinsi Bengkulu. Dengan kerja sama yang solid, ia optimistis target pengurangan rumah tidak layak huni dapat tercapai.
Bagi Kabupaten Seluma sendiri, program BSPS dinilai sangat strategis mengingat masih terdapat sejumlah rumah warga yang membutuhkan perbaikan mendesak. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat proses verifikasi ulang terhadap usulan yang belum memenuhi syarat serta segera mengusulkan pengganti yang lebih layak.
Melalui penguatan mekanisme verifikasi yang lebih akurat dan transparan, penyaluran BSPS diharapkan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya hunian yang aman, sehat, dan layak bagi warga berpenghasilan rendah, sekaligus menjadi bagian dari langkah nyata pengentasan kemiskinan di Provinsi Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra