TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Badan Gizi Nasional Republik Indonesia melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tengah mempersiapkan program makan bergizi sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Program ini menjadi langkah nyata dalam memastikan kebutuhan gizi terpenuhi secara berkelanjutan demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul di masa depan.
Di Kota Bengkulu, SPPG melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Bengkulu guna mendukung keberhasilan implementasi program ini. Kepala SPPG Kota Bengkulu, Gloria Erysa Meilinda Situmorang, bersama Wakil Kepala SPPG, Tsaniyah Wulandari, bertemu langsung dengan Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, di ruang kerjanya pada Senin (16/12) sore. Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara mendalam tujuan serta tahapan pelaksanaan program makan bergizi di wilayah tersebut.
“Program ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah, dapat terpenuhi dengan baik. Dengan demikian, diharapkan tercipta generasi berkualitas yang mampu bersaing di masa depan,” ujar Gloria dalam pernyataannya.
Pj Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, menyambut positif program ini dan memberikan apresiasi penuh. Menurutnya, program makan bergizi gratis merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui peningkatan gizi, SDM yang unggul dan sehat dapat diwujudkan di masa depan.
Sebagai tahap awal, program ini akan diterapkan di enam sekolah di Kota Bengkulu dengan total penerima manfaat mencapai sekitar 3.000 siswa. Enam sekolah tersebut meliputi TK Kartika II-16, SD Negeri 73, SD Negeri 61, SMP Negeri 6, SMP Negeri 14, dan SMA Negeri 4. Program ini akan memberikan makanan bergizi yang sesuai dengan standar kebutuhan gizi anak usia sekolah.
SPPG optimis bahwa program makan bergizi di Kota Bengkulu akan berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang signifikan. Gloria berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat agar program ini dapat terlaksana dengan baik.
“Dengan kerja sama yang solid, kami berharap program ini menjadi contoh keberhasilan yang dapat ditiru dan dikembangkan di seluruh sekolah Kota Bengkulu. Lebih dari itu, kami ingin memastikan keberlangsungan program ini dalam jangka panjang,” tutup Gloria.
Program ini diharapkan menjadi solusi konkrit dalam menekan angka kekurangan gizi serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan generasi muda, khususnya di Kota Bengkulu. Jika berjalan sukses, model program ini akan dikaji untuk diterapkan lebih luas di berbagai daerah di Indonesia.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra