Skip to main content

Sukses Penurunan Angka Stunting, TPPS Rejang Lebong Raih Juara I Provinsi Bengkulu Tahun 2023

Sukses Penurunan Angka Stunting, TPPS Rejang Lebong Raih Juara I Provinsi Bengkulu Tahun 2023.di Hotel Golden Rich 88 Curup.Jumart (27/10)(ft : Gunawan teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><<  Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Rejang Lebong meraih prestasi gemilang dengan meraih juara I Provinsi Bengkulu dalam upaya menurunkan angka stunting pada tahun 2023. Kemenangan ini disambut dengan gembira dan apresiasi dari berbagai pihak yang terlibat. Sebagai penghargaan atas prestasi luar biasa ini, TPPS dianugerahi insentif viscal senilai Rp. 5,7 miliar.

Hendra Wahyudiansyah, SH, Wabup Rejang Lebong dan Ketua TPPS, mengungkapkan kebahagiaannya terkait prestasi ini. "Keberhasilan kita dalam menurunkan angka stunting dan meraih predikat juara 1 Provinsi Bengkulu ini merupakan wujud dari usaha dan kerja keras seluruh pihak terkait. Atas prestasi ini, kita mendapat penghargaan dari pemerintah pusat berupa insentif viscal sebesar Rp. 5,7 miliar. Kini kita masih menunggu regulasi pemanfaatan dana insentif viscal itu," ujarnya.

Pada tahun 2021, angka stunting di Rejang Lebong mencapai 26,1 persen, yang merupakan angka tertinggi di Provinsi Bengkulu. Namun, berkat kerja keras TPPS dan seluruh pihak terkait, pada tahun 2022, angka stunting berhasil diturunkan menjadi 20,2 persen, menunjukkan penurunan sebesar 5,8 persen. Tahun 2022, angka stunting kembali menurun menjadi 15,65 persen, menandakan kesuksesan berkelanjutan dalam penanganan masalah ini.

Prestasi TPPS Rejang Lebong mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD, Mahdi Husen, SH, yang menyatakan dukungan untuk upaya penurunan angka kemiskinan dan stunting serta dukungan anggaran pelaksanaan kegiatan tersebut. David Johnie, SH, yang mewakili Kajari, juga menjanjikan pengawalan anggaran pelaksanaan kegiatan penurunan kemiskinan dan stunting untuk memastikan keberhasilan program ini.

Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pelaporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Rejang Lebong di Hotel Golden Rich 88 Curup turut dihadiri oleh berbagai pejabat dan instansi terkait, termasuk Dandim 0409 Rejang Lebong, Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu, Asisten II Setdakab, Kepala Bappeda, Kajari, Kapolres, dan Ketua PN Curup.

Kadis DP3APPKB, Sutan Alim, SH, menjelaskan bahwa Tim TPPS didukung oleh 120 personel dan seluruh kegiatannya dibiayai dari Dana Dinkes dan DP3APPKB.

Dalam sesi diskusi, Camat Curup Tengah, Mardiana, SKM, MSi, mengharapkan perpanjangan masa operasional rumah pangan yang telah memberikan makanan tambahan untuk anak-anak stunting, membantu meningkatkan berat badan dan tinggi badan mereka.

Syafril Johan, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Rejang Lebong, menjelaskan bahwa rumah pangan di Curup Tengah merupakan satu-satunya yang dibiayai pusat di Provinsi Bengkulu. Dana untuk rumah pangan ini senilai Rp 50 juta dan akan diusulkan untuk diperpanjang melalui dana daerah.

Prestasi TPPS Rejang Lebong menjadi inspirasi dan bukti nyata bahwa kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak dapat menghasilkan perubahan positif yang signifikan dalam menangani masalah stunting di daerah ini.

 

Pewarta : Gunawan 

 Editing : AdI Saputra