Skip to main content

Tim SAR Pasukan Pelopor Bantu Korban Banjir di Agam, Fokus Pencarian dan Logistik

Tim SAR Pasukan Pelopor Bantu Korban Banjir di Agam, Fokus Pencarian dan Logistik

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat menggerakkan berbagai pihak untuk turun langsung membantu masyarakat terdampak. Salah satunya dilakukan oleh Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor yang tergabung dalam BKO Polda Sumatera Barat. Pada Jumat (9/1/2026), tim melanjutkan misi kemanusiaan dengan melakukan pencarian korban sekaligus menyalurkan bantuan logistik di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Kegiatan kemanusiaan tersebut diawali dengan apel kesiapsiagaan gabungan sebagai bentuk konsolidasi dan pengecekan personel sebelum diterjunkan ke lokasi bencana. Apel dipimpin oleh DPP Iptu I Putu Astika, S.H., yang menekankan pentingnya kerja sama, keselamatan personel, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat terdampak banjir.

Usai apel, tim langsung bergerak melaksanakan tugas sesuai pembagian sektor. Sebagian personel diterjunkan untuk melakukan pencarian dan pemantauan di wilayah yang terdampak cukup parah, sementara personel lainnya menjalankan tugas pendukung berupa penyediaan konsumsi. Dapur lapangan didirikan di kawasan Randurlap guna memenuhi kebutuhan makanan bagi petugas di lapangan sekaligus membantu warga yang kesulitan mengakses bahan pangan akibat banjir.

Selain fokus pada pencarian dan pemenuhan kebutuhan konsumsi, Tim SAR Pasukan Pelopor juga menyalurkan bantuan logistik ke wilayah yang sulit dijangkau. Proses distribusi dilakukan dengan metode drop logistik dari Desa Unggun menuju SD Negeri 36 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan. Lokasi tersebut dijadikan titik penyaluran bantuan karena akses jalan menuju permukiman warga terputus akibat genangan air dan material banjir.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok masyarakat, seperti bahan makanan, air bersih, serta perlengkapan darurat lainnya. Bantuan tersebut kemudian dibagikan secara langsung kepada warga terdampak di Desa Unggun dengan pengawasan personel guna memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan bantuan nyata saat masyarakat menghadapi situasi darurat.

“Melalui personel yang berada di lapangan, Polri terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, mulai dari pencarian korban, pendistribusian bantuan logistik, hingga dukungan lain yang dibutuhkan. Ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Erdi.

Ia menambahkan, selain memberikan bantuan kemanusiaan, personel Polri juga berperan menjaga kondisi keamanan dan ketertiban agar proses penanganan bencana dapat berjalan dengan lancar. Situasi yang kondusif dinilai sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi, penyaluran bantuan, serta pemulihan pascabencana.

“Penanganan bencana membutuhkan sinergi semua pihak. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan proses pemulihan masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” pungkasnya.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra