TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>>> Saat ini, investasi di reksa dana pasar uang menjadi pilihan menarik bagi Anda yang ingin menjaga modal dengan risiko rendah. Jika Anda sedang mencari reksa dana pasar uang yang stabil dan minim fluktuasi, ada baiknya melihat performa drawdown sebagai indikator risiko.
Selain itu, bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi dengan mudah dan aman, tersedia berbagai pilihan reksa dana pasar uang yang sudah dikelola oleh manajer investasi berpengalaman. Anda bisa langsung cek detail produknya melalui link ini untuk memudahkan langkah investasi Anda.
Lantas, apa saja reksadana pasar uang di Makmur.id dengan drawdown terendah di 3 bulan terakhir. Berikut adalah penjelasannya berdasarkan data per 26 Mei 2026.
Daftar reksa dana Pasar Uang Dengan Risiko Terendah
Berikut ini adalah tiga reksa dana pasar uang yang menunjukkan drawdown paling rendah dalam 3 bulan terakhir. Data ini penting untuk Anda yang mengutamakan keamanan modal dan stabilitas likuiditas.
1. BRI Seruni Pasar Uang III
BRI Seruni Pasar Uang III adalah reksa dana pasar uang yang diluncurkan sejak 1 Februari 2010. Produk ini fokus pada instrumen pasar uang dalam negeri dan efek bersifat utang dengan jangka waktu kurang dari satu tahun. Portofolio utamanya terdiri dari obligasi pemerintah dan korporasi seperti BBRI01ASOCN2 dan FR0056.
Per 26 Mei 2026, kinerja BRI Seruni Pasar Uang III menunjukkan kenaikan 0,86% dalam 3 bulan terakhir dengan drawdown hanya sebesar 0,03%. Ini artinya risiko penurunan nilai investasi sangat kecil. Terlebih dengan expense ratio 0,48%, produk ini termasuk efisien dalam pengelolaannya.
2, Avrist Ada Kas Mutiara
Avrist Ada Kas Mutiara hadir sejak 12 April 2017. Produk ini juga merupakan reksa dana pasar uang yang menempatkan 100% investasinya pada instrumen pasar uang berjangka pendek. Portofolio utama meliputi deposito bank dan obligasi korporasi seperti Obligasi Berkelanjutan II Lontar Papyrus.
Berdasarkan data per 26 Mei 2026, Avrist Ada Kas Mutiara mencatat kenaikan 0,99% dalam 3 bulan terakhir dengan drawdown 0,06%. Meskipun drawdown sedikit lebih besar dibanding BRI Seruni, produk ini masih sangat aman untuk investasi jangka pendek. Expense ratio-nya sebesar 0,56%, sedikit lebih tinggi dari BRI Seruni.
3. Eastspring Investments Cash Reserve Kelas A
Eastspring Investments Cash Reserve Kelas A adalah reksa dana pasar uang yang mulai beroperasi sejak 3 Juli 2013. Produk ini menargetkan imbal hasil yang stabil melalui investasi pada instrumen pasar uang dan efek bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Portofolio investasinya terdiri dari berbagai bank syariah dan konvensional seperti Bank Danamon dan Bank Permata.
Per 26 Mei 2026, kinerja 3 bulan terakhir Eastspring Investments mencatat kenaikan 0,62% dengan drawdown sebesar 0,32%. Meskipun drawdownnya lebih besar dibanding dua produk sebelumnya, produk ini tetap menarik bagi Anda yang mencari diversifikasi instrumen keuangan. Expense ratio produk ini relatif lebih tinggi, yaitu 2,07%.
Dari tiga produk reksa dana pasar uang tersebut, BRI Seruni Pasar Uang III dan Avrist Ada Kas Mutiara menonjol dengan drawdown terendah di kisaran 0,03% hingga 0,06% dalam 3 bulan terakhir, menandakan risiko penurunan nilai investasi yang sangat kecil. Eastspring Investments Cash Reserve Kelas A juga menawarkan stabilitas dengan potensi imbal hasil yang baik, meskipun dengan drawdown sedikit lebih tinggi.
Semua produk ini mengelola portofolio pada instrumen dengan jatuh tempo pendek sehingga cocok untuk Anda yang ingin menjaga modal dengan likuiditas tinggi. Jika Anda tertarik untuk mulai berinvestasi di reksa dana pasar uang dengan pilihan yang telah dikurasi secara profesional, Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli produk tersebut melalui platform terpercaya seperti Makmur.id.
Di Makmur.id, Anda akan didukung oleh manajer investasi terbaik di Indonesia yang dipilih melalui proses kurasi yang cermat dan profesional. Jangan ragu untuk mulai investasi sekarang juga di reksa dana pasar uang di Makmur.id dan dapatkan kemudahan akses produk terbaik melalui link ini. Dengan langkah ini, Anda bisa lebih percaya diri mengelola keuangan sambil menjaga modal tetap aman.