TEROPOINGPUBLIK.CO.ID <<<>> Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Sos., menghadiri kegiatan kunjungan kerja Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, Ph.D., yang berlangsung di Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Senin (tanggal sesuai agenda). Kunjungan ini sekaligus menjadi momen penting bagi UMB karena diselenggarakan dalam rangka penyerahan Surat Keputusan (SK) Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) dari Kementerian Kehutanan kepada pihak kampus.
Dalam sambutannya, Menteri Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa pemberian SK KHDTK kepada UMB merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi, khususnya di bidang kehutanan dan lingkungan hidup. Ia berharap kawasan yang telah ditetapkan sebagai KHDTK dapat dimanfaatkan secara optimal oleh UMB untuk kegiatan riset, pendidikan, dan pelestarian lingkungan.
"KHDTK ini bukan hanya aset penting bagi universitas, tetapi juga untuk masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Kami mendorong agar pengelolaannya transparan, berkelanjutan, dan berdampak luas," ujar Raja Juli Antoni dalam pidatonya.
Penyerahan SK ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kementerian Kehutanan dan UMB. MoU tersebut mencakup kerja sama dalam bidang penelitian, pengelolaan hutan, pendidikan lingkungan, serta pelibatan masyarakat sekitar kawasan hutan.
Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, menyambut baik kebijakan ini dan mengapresiasi langkah Kementerian serta UMB dalam memanfaatkan kawasan hutan secara edukatif dan produktif. Ia menyebutkan, pemerintah daerah siap bersinergi dalam mendukung pemanfaatan kawasan tersebut demi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas pendidikan.
"Keberadaan KHDTK ini tentu sangat strategis. Kami di pemerintah daerah siap mendukung agar pemanfaatannya tidak hanya bagi kampus, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah, khususnya di bidang ekonomi hijau dan konservasi lingkungan," ungkap Tarmizi.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Sugeng Oswari, S.Kom., M.Si., Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bengkulu Tengah, Eka Nurmeini, S.E., M.Pd., serta Camat Taba Penanjung, Noni Oktarina, S.E., M.M. Kehadiran para pejabat daerah ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan kawasan hutan.
Acara berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh civitas akademika UMB. Penyerahan SK KHDTK ini dinilai sebagai langkah awal menuju pengelolaan kawasan hutan berbasis ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya kawasan khusus ini, diharapkan UMB mampu berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus menjadi pusat pengembangan ilmu kehutanan di wilayah Sumatera bagian Selatan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra