Skip to main content

Wagub Bengkulu Hadiri Pengajian Istighosah Ahad Legi, Tegaskan Komitmen Kepada Rakyat

Wagub Bengkulu Hadiri Pengajian Istighosah Ahad Legi, Tegaskan Komitmen Kepada Rakyat

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Wakil Gubernur Bengkulu, Dr. H. Mian, bersama istri tercinta Hj. Eko Kurnia Ningsih, menghadiri kegiatan pengajian rutin Istighosah Ahad Legi yang digelar di Desa Mojorejo, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, pada Minggu (4/5). Kegiatan religius tersebut diikuti oleh ribuan jamaah dari berbagai pelosok wilayah dan menjadi momentum spiritual serta sosial yang sarat makna.

Dalam sambutannya, Mian menyampaikan bahwa pengajian seperti ini tidak hanya menjadi media ibadah, namun juga sarana strategis dalam memperkuat relasi vertikal antara manusia dengan Allah SWT serta relasi horizontal antarumat. "Pengajian Istighosah Ahad Legi merupakan wadah mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga keharmonisan hubungan spiritual kita kepada Sang Pencipta," ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan forum pengajian ini juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat, pemimpin dapat menyerap aspirasi, merasakan denyut kehidupan rakyat, dan meneguhkan komitmen pelayanan publik yang lebih humanis dan responsif.

Mian menegaskan bahwa kepemimpinan dirinya bersama Gubernur Rohidin Mersyah selama lima tahun mendatang akan difokuskan pada program-program yang menyentuh kebutuhan esensial masyarakat. Salah satu program prioritas yang diangkat dalam pertemuan ini adalah pengadaan ambulans gratis untuk desa-desa yang masih minim fasilitas kesehatan darurat.

"Mulai tahun ini, program ambulans gratis akan direalisasikan secara bertahap. Pada tahap awal, akan diprioritaskan satu desa di setiap kecamatan. Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui kepemimpinan Helmi-Mian berkomitmen bahwa seluruh desa insyaAllah akan mendapatkan fasilitas ambulans gratis," ungkapnya dengan tegas.

Sebagai bentuk nyata dari kepedulian sosial dan tanggung jawab moral terhadap kelompok rentan, acara tersebut diakhiri dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang hadir. Langkah ini menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak hanya hadir dalam aspek pembangunan fisik, namun juga aktif dalam membangun fondasi kesejahteraan sosial.

Dengan penyelenggaraan kegiatan keagamaan seperti Istighosah Ahad Legi ini, diharapkan masyarakat Bengkulu semakin solid secara spiritual dan sosial, serta memiliki pemimpin yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga secara emosional dan spiritual di tengah-tengah rakyatnya.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra