Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Pimpin Aksi Bersih Pantai Panjang, Tegas Larang Praktik “Getok Harga”

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memimpin gotong royong di Pantai Panjang sekaligus menegaskan larangan praktik getok harga dan pungli demi kenyamanan wisatawan.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Kawasan Pasir Putih di Pantai Panjang, Kota Bengkulu, menjadi pusat kegiatan gotong royong kebersihan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing, Rabu (18/3/2026) pagi. Aksi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan daya tarik wisata unggulan kota tersebut.

Kegiatan bersih-bersih ini turut dihadiri Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, serta jajaran pejabat dari Pemerintah Kota Bengkulu dan Polresta Bengkulu. Mereka bersama-sama membersihkan sampah di sepanjang kawasan wisata yang dikenal sebagai ikon daerah tersebut.

Tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan kenyamanan bagi para wisatawan. Di sela kegiatan, Wali Kota Dedy Wahyudi menyampaikan peringatan tegas kepada para pedagang yang beraktivitas di kawasan Pantai Panjang.

Ia menyoroti masih adanya keluhan dari pengunjung terkait harga sewa lapak dan makanan yang dinilai tidak wajar. Fenomena “getok harga” dinilai dapat merusak citra pariwisata Kota Bengkulu jika tidak segera ditertibkan.

“Saya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan wisatawan terkait harga yang tidak masuk akal, seperti sewa lapak yang terlalu mahal, harga minuman yang melonjak, hingga tarif parkir yang melebihi ketentuan,” ujar Dedy dengan nada serius.

Menurutnya, praktik semacam itu tidak hanya merugikan wisatawan, tetapi juga berdampak jangka panjang terhadap kepercayaan pengunjung untuk kembali berwisata ke Bengkulu. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku usaha yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

Lebih lanjut, Dedy mengingatkan bahwa seluruh pelaku usaha di kawasan wisata harus mampu memberikan pelayanan yang baik, ramah, serta transparan dalam penetapan harga. Hal ini penting guna menjaga reputasi Bengkulu sebagai destinasi wisata yang nyaman dan bersahabat.

“Kita ingin wisatawan datang dengan senang, merasa nyaman, dan kembali lagi ke Bengkulu. Jangan sampai karena ulah segelintir oknum, citra kota ini menjadi buruk,” tegasnya.

Selain persoalan harga, Wali Kota juga menyoroti praktik pungutan liar (pungli) yang masih berpotensi terjadi di kawasan wisata. Ia memastikan bahwa pemerintah bersama aparat penegak hukum akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Dedy mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pedagang, pengelola wisata, dan aparat, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan Pantai Panjang. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan suasana wisata yang bersih, aman, dan tertib.

“Kalau kita semua kompak menjaga, maka manfaatnya akan kembali ke kita juga. Wisata ramai, ekonomi bergerak, dan masyarakat ikut sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penegakan aturan di kawasan wisata. Kapolresta Bengkulu memastikan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran, termasuk pungli dan praktik usaha yang merugikan masyarakat.

Aksi gotong royong ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata. Pantai Panjang sebagai salah satu aset unggulan Bengkulu diharapkan terus berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Dengan langkah tegas yang diambil pemerintah kota, diharapkan praktik-praktik yang merugikan wisatawan dapat diminimalisir, sehingga Bengkulu semakin dikenal sebagai kota wisata yang ramah, bersih, dan berdaya saing tinggi.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra