Skip to main content

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Camat dan Lurah Jangan Kecewakan Warga

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Camat dan Lurah Jangan Kecewakan Warga

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, kembali menegaskan pentingnya peran camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan publik. Ia mengingatkan agar para pejabat di tingkat kecamatan dan kelurahan tidak mengecewakan warga dengan pelayanan yang buruk atau tidak maksimal.

Dalam arahannya kepada seluruh camat dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, Dedy menekankan bahwa pelayanan prima adalah kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Pelayanan yang cepat, tanggap, dan ramah menurutnya merupakan bagian dari kewajiban ASN dalam melayani warga secara adil dan menyeluruh.

“Bapak dan ibu semua, hak dan kewajiban itu harus berjalan seiring. Jika hak bapak dan ibu sudah kami penuhi, maka kewajiban untuk melayani masyarakat juga harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ujar Dedy.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi laporan dari warga mengenai pelayanan yang tidak memuaskan. Sebagai pemimpin daerah, Dedy mengatakan dirinya selalu terbuka menerima aduan dari masyarakat dan akan langsung menindaklanjuti jika terdapat keluhan terhadap kinerja aparatur di lapangan.

“Saya tidak ingin mendengar ada warga yang mengeluh karena pelayanan dari lurah atau camat. Kita ini dipilih oleh rakyat, jadi jangan sampai kepercayaan itu disia-siakan,” tegasnya.

Dedy menilai bahwa pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Jika dulu masyarakat datang kepada pejabat untuk memohon pelayanan, kini justru para pejabatlah yang harus hadir dan aktif melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

“Zaman sekarang sudah berbeda. Dulu rakyat melayani kita. Sekarang justru kita yang harus melayani rakyat. Inilah esensi dari pemerintahan yang berpihak pada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kepuasan dan kebahagiaan masyarakat terhadap pelayanan yang mereka terima setiap hari.

Untuk itu, Wali Kota Dedy mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Bengkulu, mulai dari tingkat bawah hingga atas, agar menjaga kekompakan dan bersinergi membangun daerah. Ia menekankan bahwa kerja kolektif, soliditas, serta semangat melayani menjadi pondasi utama dalam mewujudkan kota yang maju dan sejahtera.

“Kalau pelayanan kita mengecewakan rakyat, berarti kita juga telah mengecewakan pimpinan. Itu artinya tidak tegak lurus dengan semangat kita bersama untuk membahagiakan masyarakat,” katanya.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya kehadiran camat dan lurah di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai figur yang mampu mendengar dan menyelesaikan masalah warga secara langsung. Ia berharap, komunikasi dua arah antara pejabat dan masyarakat dapat terus diperkuat demi menciptakan pemerintahan yang responsif dan solutif.

“Masyarakat di Bengkulu ini bisa langsung bertemu dan menyampaikan keluhannya kepada saya dan Pak Wakil. Jadi kalau ada pelayanan yang tidak baik, kami pasti tahu langsung. Jangan sampai ada yang main-main,” tuturnya.

Di akhir arahannya, Dedy kembali mengingatkan agar seluruh ASN menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan bekerja dengan hati. Menurutnya, keberhasilan dalam membangun Kota Bengkulu bukan hanya ditentukan oleh kebijakan besar, tetapi juga oleh pelayanan yang tulus dan nyata kepada rakyat.

“Jangan kecewakan rakyat, karena dari merekalah kita mendapatkan amanah ini. Lakukan yang terbaik, layani dengan sepenuh hati,” pungkas Dedy Wahyudi.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra