TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pergantian pucuk pimpinan di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Tengah menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.
Hal tersebut mengemuka dalam acara kenal pamit Kapolres Bengkulu Tengah dari AKBP Totok Handoyo, S.I.K., CPHR kepada pejabat baru, AKBP Yanu Rihardi, S.I.K., M.M., yang digelar Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah, jajaran kepolisian, TNI, tokoh masyarakat hingga tokoh agama turut hadir dalam acara tersebut.
Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Ketua DPRD, Dandim 0407, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua IKBD, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit, kepala OPD, camat, pimpinan instansi vertikal, PJU Polres Bengkulu Tengah, tokoh adat serta sejumlah undangan lainnya ikut menyaksikan prosesi kenal pamit tersebut.
Dalam kesempatan itu, AKBP Totok Handoyo menyampaikan pesan perpisahan setelah kurang lebih satu tahun lima bulan menjalankan tugas sebagai Kapolres Bengkulu Tengah.
Totok mengakui selama memimpin Polres Bengkulu Tengah masih terdapat berbagai kekurangan. Namun, ia menilai berbagai capaian selama masa tugasnya tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, Forkopimda dan masyarakat.
Menurutnya, menjaga keamanan dan menciptakan daerah yang kondusif bukanlah pekerjaan yang dapat dilakukan kepolisian seorang diri. Diperlukan komunikasi serta kerja sama lintas sektor agar berbagai persoalan daerah dapat ditangani secara bersama.
Ia berharap hubungan baik yang telah dibangun antara Polres Bengkulu Tengah dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dapat terus berlangsung meskipun dirinya telah mendapat penugasan baru.
Totok juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan selama dirinya bertugas. Ia sekaligus meminta maaf apabila terdapat kebijakan, pelayanan maupun tindakan selama menjalankan amanah yang belum memenuhi harapan masyarakat.
Kini, Totok mendapat amanah baru sebagai Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu. Ia berharap silaturahmi dengan masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah tidak terputus setelah meninggalkan jabatan Kapolres.
Sementara itu, AKBP Yanu Rihardi resmi memulai tugasnya sebagai Kapolres Bengkulu Tengah. Sebelumnya, Yanu menjalankan tugas di Baintelkam Mabes Polri.
Memasuki lingkungan kerja yang baru, Yanu menyadari terdapat karakteristik dan tantangan berbeda dibandingkan tempat tugas sebelumnya. Karena itu, ia menilai dukungan seluruh pihak menjadi modal penting dalam menjalankan tugas kepolisian.
Yanu berharap hubungan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, TNI, Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat serta elemen lainnya dapat segera terbangun secara kuat.
Ia juga membuka ruang bagi masyarakat dan stakeholder untuk menyampaikan saran maupun masukan terkait pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat serta upaya menciptakan keamanan daerah membutuhkan kerja bersama. Polres Bengkulu Tengah, kata dia, tidak mungkin menyelesaikan seluruh persoalan tanpa dukungan dari berbagai pihak.
Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., menyampaikan penghargaan atas pengabdian AKBP Totok Handoyo selama bertugas di wilayah tersebut.
Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, Rachmat mengucapkan terima kasih atas kontribusi Totok dalam menjaga keamanan serta mendukung berbagai agenda pembangunan di Bengkulu Tengah.
Rachmat juga menyampaikan selamat atas jabatan baru yang dipercayakan kepada Totok sebagai Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu.
Ia berharap perjalanan karier Totok semakin berkembang dan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi institusi Polri maupun masyarakat.
Di sisi lain, Rachmat menyambut kedatangan AKBP Yanu Rihardi sebagai Kapolres Bengkulu Tengah yang baru.
Menurutnya, Bengkulu Tengah sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Bengkulu memiliki tantangan pembangunan yang harus diimbangi dengan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Bengkulu Tengah saat ini memiliki 11 kecamatan, 142 desa dan satu kelurahan. Kondisi tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat keamanan agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Rachmat menegaskan pemerintah daerah siap membangun komunikasi dan sinergi dengan Kapolres yang baru. Ia berharap kolaborasi antara Pemkab, Polri, TNI, Forkopimda dan masyarakat semakin solid dalam menghadapi berbagai persoalan.
Acara kenal pamit tersebut akhirnya bukan sekadar seremoni pergantian pejabat. Momentum itu menjadi ruang untuk melanjutkan hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan Bengkulu Tengah yang aman, tertib dan mendukung percepatan pembangunan.
Pergantian kepemimpinan di tubuh Polres Bengkulu Tengah diharapkan membawa energi baru dalam pelayanan publik dan pemeliharaan keamanan, tanpa memutus kerja sama yang selama ini telah terbangun antara kepolisian dengan pemerintah daerah serta masyarakat.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra