TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bersama Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Bengkulu Tengah. Kali ini, perhatian diberikan kepada seorang balita berusia enam bulan, Muhammad Darel Handiko, yang tengah berjuang melawan penyakit jantung bawaan sejak lahir.
Darel merupakan warga Desa Punjung, Kecamatan Merigi Sakti. Kondisinya menyita perhatian pemerintah daerah setelah diketahui mengidap Transposition of the Great Arteries (TGA) disertai Intact Ventricular Septum (IVS), dua kelainan jantung bawaan yang membutuhkan penanganan medis intensif dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk empati dan dukungan nyata, rombongan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bersama Yayasan Jantung Indonesia mengunjungi langsung kediaman keluarga Darel pada Jumat (24/7/2026). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkulu Tengah yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Bengkulu Tengah, Dr. Susilo Damarini Rachmat, S.KM., M.PH.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur Rumah Sakit Daerah Sungai Lemau, pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Bengkulu Tengah, serta jajaran pemerintah daerah lainnya.
Dalam suasana penuh kehangatan, rombongan menyampaikan doa sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga Darel. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua selama menjalani proses pengobatan sang buah hati yang diperkirakan masih membutuhkan perawatan dalam jangka waktu panjang.
Selain bantuan materi, kehadiran pemerintah dan YJI menjadi bentuk dukungan moral agar keluarga tetap kuat menghadapi ujian yang sedang dialami. Momen tersebut juga menjadi wujud nyata bahwa pemerintah daerah terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang sedang menghadapi persoalan kesehatan serius.
Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Bengkulu Tengah, Dr. Susilo Damarini Rachmat, menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen YJI bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya penderita penyakit jantung.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya sebatas bentuk kepedulian secara materi, tetapi juga sebagai upaya memberikan semangat kepada keluarga pasien agar tetap optimistis dalam menjalani setiap tahapan pengobatan.
"Kehadiran kami hari ini bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga ingin memastikan bahwa keluarga Darel tidak merasa berjuang sendiri. Pemerintah daerah bersama Yayasan Jantung Indonesia akan terus berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian, terutama dalam bidang kesehatan," ujar Damarini.
Ia juga berharap kondisi Muhammad Darel Handiko dapat segera membaik sehingga dapat tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak seusianya. Damarini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap keluarga yang sedang menghadapi cobaan serupa.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah sendiri terus berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Yayasan Jantung Indonesia. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas akses bantuan bagi masyarakat, khususnya pasien dengan penyakit kronis maupun penyakit bawaan yang membutuhkan penanganan khusus.
Bagi keluarga Darel, kunjungan tersebut menjadi penyemangat di tengah perjuangan panjang yang harus dilalui. Dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak diharapkan dapat memberikan harapan baru sekaligus meringankan beban yang selama ini mereka rasakan.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih menjadi nilai utama dalam pelayanan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah kepada masyarakat.
Pewarta : Hendri Pesesl
Editing : Adi Saputra