Skip to main content

Pemkot Bengkulu Bentuk 13 Koperasi Kelurahan Merah Putih

Pemkot Bengkulu Bentuk 13 Koperasi Kelurahan Merah Putih

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>> Upaya percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) di Provinsi Bengkulu terus digenjot melalui penguatan sinergi lintas sektor. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar Kodam XXI/Radin Inten bersama pemerintah daerah se-Provinsi Bengkulu, Rabu (21/1/2026), bertempat di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu.

Rapat strategis ini melibatkan seluruh kepala daerah kabupaten dan kota atau perwakilannya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran TNI. Pemerintah Kota Bengkulu turut ambil bagian melalui kehadiran Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing yang didampingi Asisten II Setda Kota Bengkulu, Sehmi.

Dari unsur TNI, rapat koordinasi dihadiri langsung oleh Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Ardian Susanto, Kapok Sahli Kodam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Sri Yanto, serta Danrem 041/Gamas Bengkulu Brigjen TNI Jatmiko Aryanto. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu diwakili Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang sekaligus memberikan arahan utama dalam pertemuan tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Bengkulu Mian menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan salah satu program prioritas nasional yang menjadi instrumen penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dari desa dan kelurahan. Oleh karena itu, seluruh daerah diminta untuk tidak menunda pelaksanaannya.

“Koperasi Merah Putih adalah agenda strategis pemerintah pusat yang harus dijalankan secara serius dan terukur. Di Bengkulu, program ini kita dorong menjadi gerakan bersama antara pemerintah daerah, TNI, dan Forkopimda sebagai wujud nyata semangat membantu rakyat,” kata Mian.

Ia mengungkapkan bahwa perkembangan pembangunan Koperasi Merah Putih di Provinsi Bengkulu menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Dinas Koperasi, hingga akhir tahun 2025 telah ditetapkan titik nol pembangunan dan progres pendirian sebanyak 351 unit koperasi dari total target 1.505 desa dan kelurahan.

“Capaian ini patut disyukuri karena menempatkan Bengkulu dalam jajaran lima besar nasional. Namun pekerjaan kita belum selesai. Masih ada lebih dari seribu desa dan kelurahan yang harus kita kejar bersama,” ujarnya.

Mian menekankan pentingnya percepatan melalui kerja kolaboratif. Menurutnya, pola kerja sama antara pemerintah daerah dengan TNI harus diperkuat hingga tingkat bawah. “Di provinsi kita berkolaborasi dengan Korem, sedangkan di kabupaten dan kota sinergi dilakukan bersama Kodim. Ini menjadi kunci percepatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Ardian Susanto menyampaikan bahwa Bengkulu memiliki potensi besar untuk menjadi contoh sukses pelaksanaan Koperasi Merah Putih di wilayah Sumatera. Ia menyebutkan bahwa rakor serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan di Provinsi Lampung.

“Kami berharap rapat ini tidak berhenti pada tataran koordinasi saja, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan. Bengkulu sudah berada di posisi yang membanggakan secara nasional, dan ini harus terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Menurut Brigjen Ardian, Koperasi Merah Putih dirancang sebagai sarana strategis untuk menggerakkan ekonomi desa, mendorong kemandirian UMKM, serta membuka ruang usaha produktif bagi masyarakat. Oleh sebab itu, dukungan aktif dari seluruh pemerintah daerah menjadi faktor penentu keberhasilan program ini.

Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Bengkulu dalam menyukseskan program Koperasi Merah Putih. Ia menyampaikan bahwa Pemkot telah mengambil langkah nyata dengan mendirikan koperasi di sejumlah kelurahan.

“Hingga saat ini, Pemerintah Kota Bengkulu telah membentuk Koperasi Kelurahan Merah Putih di 13 titik yang tersebar di sembilan kecamatan. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan ekonomi rakyat,” pungkas Ronny.

Dengan sinergi yang semakin solid antara pemerintah daerah dan TNI, diharapkan pembangunan Koperasi Merah Putih di Bengkulu dapat berjalan lebih cepat dan merata, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra