Skip to main content

Wisata Alam dan Energi Bersih, Daya Tarik Baru Kepahiang

Wisata Alam dan Energi Bersih, Daya Tarik Baru Kepahiang

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kabupaten Kepahiang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan energi terbarukan sekaligus memajukan sektor pariwisata berbasis alam. Hal tersebut terlihat dari keikutsertaan Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP bersama Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si dalam kegiatan hiking wisata yang dirangkai dengan eksplorasi potensi panas bumi (geothermal) di Wilayah Kerja Panas Bumi Kepahiang. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan.

Kegiatan hiking eksploratif ini bukan sekadar aktivitas olahraga dan wisata alam, melainkan juga menjadi langkah awal untuk melihat langsung potensi sumber energi panas bumi yang dimiliki Kabupaten Kepahiang. Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Kepahiang, yang tahun ini mengusung semangat pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Selama perjalanan menyusuri jalur alam Desa Air Sempiang, rombongan disuguhi panorama hutan pegunungan yang masih asri. Jalur hiking ini dipandu langsung oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, yang selama ini aktif mengelola potensi wisata alam desa. Keterlibatan Pokdarwis diharapkan mampu memperkenalkan Desa Air Sempiang sebagai destinasi wisata unggulan, sekaligus mendukung peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.

Direktur Utama PT Cakrawala Kepahiang Geothermal, Ontowiryo Alamsyah, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa potensi panas bumi di Kabupaten Kepahiang diperkirakan mencapai kapasitas 2 x 55 Megawatt. Potensi ini dinilai sangat strategis untuk dikembangkan sebagai sumber energi listrik berbasis energi baru terbarukan yang berkelanjutan.

Menurut Ontowiryo, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di wilayah Kepahiang direncanakan mulai memasuki tahap pengerjaan pada tahun 2026 dan ditargetkan rampung pada tahun 2030. Jika terealisasi sesuai rencana, proyek ini akan memberikan kontribusi besar terhadap kemandirian energi daerah serta mendukung program transisi energi nasional.

“Dengan kapasitas tersebut, Kepahiang memiliki peluang besar menjadi salah satu daerah penghasil energi bersih. Ini bukan hanya soal pasokan listrik, tetapi juga tentang masa depan energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan PT Cakrawala Kepahiang Geothermal, Tony Widiatmo, menambahkan bahwa PLTPB memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan jenis pembangkit lainnya. Salah satunya adalah kebutuhan lahan yang relatif kecil sehingga tidak banyak mengubah bentang alam maupun tata ruang wilayah.

“Dari sisi lingkungan, dampaknya lebih terkendali. Selain itu, panas dan uap yang dihasilkan masih dapat dimanfaatkan kembali, misalnya untuk pengeringan hasil pertanian seperti kopi dan padi. Ini bisa menjadi nilai tambah bagi petani dan mendukung sektor pertanian lokal,” jelas Tony.

Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata menyampaikan apresiasi atas rencana pengembangan PLTPB yang akan dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) bersama PT Cakrawala Kepahiang Geothermal. Ia menilai proyek ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Kami berharap keberadaan PLTPB ini tidak hanya memperkuat pasokan listrik di Kepahiang, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal serta memunculkan berbagai aktivitas ekonomi pendukung di sekitar wilayah proyek,” ujar Bupati.

Kegiatan hiking wisata dan eksplorasi geothermal ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kepahiang Gregory Dayfeiandro, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Agung Lewis Oktorada, Wakil Ketua I DPRD Bambang Asnadi, Wakil Ketua II DPRD Anshori M, Anggota DPRD Franco Escobar, Ketua Pengadilan Agama Kepahiang, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT PLN WKP Sumbagsel, jajaran direksi PT Cakrawala Kepahiang Geothermal, para kepala OPD, serta camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepahiang berharap sinergi antara pengembangan energi terbarukan dan pariwisata alam dapat berjalan beriringan, sehingga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra