TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kini resmi mengelola kawasan wisata unggulan Pantai Panjang. Penyerahan Surat Keputusan (SK) pengelolaan tersebut dilakukan pada Selasa (29/4/2025) di ruang Hidayah II, Kantor Wali Kota Bengkulu, Kelurahan Bentiring. SK tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, kepada Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.
Penyerahan SK ini disambut dengan penuh antusias oleh Wali Kota Dedy. Ia menyampaikan rasa syukur dan optimismenya terhadap masa depan Pantai Panjang yang kini berada di bawah kendali Pemkot Bengkulu.
"Alhamdulillah, hari ini secara resmi kami menerima SK pengelolaan Pantai Panjang. Ini menjadi awal bagi kita untuk melakukan penataan besar-besaran demi mewujudkan Pantai Panjang yang layak menjadi destinasi wisata internasional," ujar Dedy.
Acara penyerahan SK turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu, di antaranya Kapolresta, Kepala Kejaksaan Negeri, Dandim 0407/Kota Bengkulu, perwakilan BWSS, Kepala BPN, BKSDA, serta PLN. Hadir pula sejumlah pejabat dari instansi pemerintah provinsi.
Dalam waktu dekat, Pemkot akan memulai langkah nyata. Salah satunya dengan pemasangan lampu penerangan di sepanjang kawasan Pantai Panjang guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung. Dedy menyebutkan, PLN mendukung penuh langkah ini bahkan siap memutus aliran listrik ke bangunan liar yang tidak memiliki izin resmi.
“Minggu depan, kami mulai pemasangan lampu agar kawasan ini terang benderang di malam hari. Semua unsur Forkopimda sepakat dan mendukung penataan ulang kawasan Pantai Panjang,” terang Dedy.
Terkait dengan keberadaan bangunan dan warung tak berizin, Dedy menyatakan bahwa penertiban akan dilakukan pada awal Mei. Saat ini, Pemkot memberikan kesempatan kepada pemilik bangunan untuk membongkar sendiri agar bahan bangunan masih dapat dimanfaatkan.
“Kami beri batas waktu hingga 30 April. Jika hingga saat itu tidak dibongkar, maka mulai 1 atau 2 Mei kami akan turun bersama tim untuk membantu proses pembongkaran. Jika harus menggunakan alat berat, bahan bangunan tentu tidak bisa diselamatkan,” tegasnya.
Dengan pengelolaan yang terintegrasi dan dukungan penuh semua pihak, Pemkot Bengkulu berharap Pantai Panjang dapat berkembang pesat dan menjadi ikon wisata kelas dunia.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra