TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (29/6). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun keluarga yang tangguh sebagai pondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.
Upacara berlangsung khidmat dengan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu, Herwan Antoni, bertindak sebagai inspektur upacara. Sejumlah pejabat pemerintah daerah, aparatur sipil negara, serta perwakilan instansi vertikal turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Peringatan Harganas tahun ini mengangkat semangat penguatan peran keluarga dalam menciptakan masyarakat yang sehat, cerdas, sejahtera, serta memiliki daya saing tinggi. Tema tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menempatkan keluarga sebagai fondasi utama pembentukan sumber daya manusia berkualitas.
Dalam amanatnya, Herwan Antoni menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia mencapai target Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas keluarga sebagai unit terkecil dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan karakter, nilai moral, etika, dan semangat kebangsaan. Karena itu, memperkuat ketahanan keluarga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa.
"Momentum Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keluarga adalah pilar utama dalam membentuk generasi penerus bangsa. Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, kita harus memulai pembangunan dari lingkungan keluarga," ujar Herwan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk terus membangun keluarga yang harmonis, berintegritas, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang memiliki karakter, mental tangguh, disiplin, dan daya juang tinggi.
Selain itu, Herwan menekankan bahwa pembentukan sumber daya manusia unggul harus dimulai sejak dini melalui pola asuh yang baik, pendidikan yang berkualitas, serta lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dan nilai-nilai positif.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, Zamhir Setiawan, menyampaikan bahwa keluarga memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan ketahanan suatu bangsa.
Menurutnya, keluarga merupakan unit terkecil dalam sistem kenegaraan, sehingga kualitas sebuah negara akan sangat dipengaruhi oleh kualitas keluarga yang ada di dalamnya.
"Ketahanan negara sesungguhnya berawal dari ketahanan keluarga. Apabila keluarga mampu menjalankan fungsi pendidikan, perlindungan, kasih sayang, dan pembinaan karakter dengan baik, maka akan lahir masyarakat yang berkualitas dan bangsa yang kuat," ungkap Zamhir.
Ia menjelaskan bahwa program-program pembangunan keluarga yang dijalankan pemerintah bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing global.
Melalui peringatan Harganas ke-33 ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga semakin meningkat. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan keluarga yang berkualitas.
Dengan keluarga yang harmonis, sehat, dan berkarakter, cita-cita menghadirkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045 diyakini akan lebih mudah diwujudkan. Pemerintah Provinsi Bengkulu pun berkomitmen terus mendukung berbagai program pembangunan keluarga sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra