Skip to main content

Thynton Tri Permana: Mengukir Sejarah dalam Dunia Sepatu Roda dari Kota Bengkulu ke PON Aceh

awak media.khazanahnews.com saat wawancara bersama atlit Sepatu Roda Thynton Tri Permana/Sabtu (24/2)(ft : Istimewa)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Thynton Tri Permana, seorang pelajar kelas dua di SMAN Kota Bengkulu, telah menunjukkan prestasi gemilang dalam dunia olahraga sepatu roda. Hobbynya yang berawal sejak SMP telah membawanya melewati berbagai rintangan dan tantangan, dan kini dia siap untuk berkompetisi di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh pada bulan September 2024 mendatang.

Thynton, anak dari pasangan Tomi dan Herni Suryani, telah mendapat dukungan tak tergoyahkan dari kedua orang tuanya sejak awal. Awalnya, dia mulai tertarik dengan olahraga sepatu roda lima tahun yang lalu, saat popularitasnya sedang melonjak di antara anak-anak muda di Kota Bengkulu. Bermain bersama teman-temannya di view tower, tempat favorit para penggemar sepatu roda, Thynton mulai merasakan ketertarikan yang mendalam terhadap olahraga tersebut.

Keseriusannya dalam olahraga ini terbukti ketika dia mengikuti kejuaraan lomba sepatu roda yang diadakan oleh KONI. Meskipun hadiahnya hanya berupa piagam dan sertifikat, kemenangannya di sana menginspirasinya untuk lebih fokus dan tekun dalam berlatih. Dukungan finansial dari orang tua yang telah menginvestasikan jumlah yang tidak sedikit untuk membeli peralatan sepatu roda menjadi modal berharga baginya.

Bergabung dengan klub sepatu roda Rafflesia dan mendapatkan pelatihan khusus telah membantu Thynton untuk terus berkembang. Meskipun menghadapi latihan yang berat, dia tidak pernah menyerah. Hasilnya, dia secara konsisten meraih prestasi gemilang, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional. Puncaknya adalah ketika dia berhasil lolos pra PON di Yogyakarta tahun lalu, mengalahkan ratusan atlet dari berbagai daerah.

Kini, dengan berhasil lolos ke PON Aceh bersama tiga temannya, Thynton merasa semakin termotivasi untuk berlatih lebih keras lagi. Dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk sekolah, KONI, dan Pemerintah Provinsi, semakin memperkuat semangatnya. Baginya, setiap latihan adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

Meskipun mengakui bahwa olahraga sepatu roda masih terbilang langka di Kota Bengkulu karena faktor biaya yang tinggi, Thynton tidak pernah meremehkan lawan-lawannya. Baginya, kunci kesuksesan adalah kerja keras, disiplin, dan keyakinan diri. Dia optimis bahwa dengan latihan yang gigih, dia bisa membawa pulang medali emas untuk Provinsi Bengkulu di PON Aceh mendatang.

Thynton tidak lupa untuk meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Bengkulu. Baginya, dukungan mereka adalah energi tambahan yang akan membantunya mengharumkan nama Bengkulu di kancah olahraga nasional. Dengan semangat dan tekad yang bulat, Thynton Tri Permana siap untuk menaklukkan PON Aceh dan membuat bangga Kota Bengkulu.

Sumber : Khazanahnews.com

Editing : Adi Saputra