TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<< Pemerintah Kota Bengkulu terus menggencarkan program kebersihan lingkungan yang dikenal dengan nama Bengkulu BISA (Bersih, Indah, Sejuk, dan Asri). Melalui gerakan gotong royong yang dilaksanakan setiap pekan, Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing, termasuk di kawasan wisata andalan, Pantai Panjang.
Dalam setiap kesempatan, Walikota Dedy tak henti-hentinya menyerukan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk cinta terhadap kota. Ia menekankan bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga Kota Bengkulu.
“Tolong kita sama-sama jaga pantai kita, bukan hanya pantai, tapi seluruh wilayah Kota Bengkulu. Pastikan kebersihannya, karena kota ini milik kita semua. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” tegas Walikota dalam salah satu kegiatan gotong royong bersama warga.
Gerakan Bengkulu BISA telah digalakkan hingga ke tingkat paling bawah, mulai dari RT, RW, kelurahan, hingga kecamatan. Setiap minggunya, para warga didorong untuk melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan masing-masing. Selain bertujuan menciptakan kota yang nyaman, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarwarga.
“Saya minta tolong kepada seluruh Ketua RT agar menggerakkan warganya. Sebelum pergi kondangan atau ke kegiatan lainnya, minimal setengah jam bersihkan halaman depan rumah masing-masing,” ujar Dedy.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ini, Pemerintah Kota Bengkulu bahkan telah menjadikan Bengkulu BISA sebagai sebuah kompetisi antarwilayah. Kompetisi tersebut ditujukan untuk memotivasi organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, dan kelurahan, serta masyarakat secara umum untuk bersaing secara positif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.
Kompetisi Bengkulu BISA ini akan menilai wilayah terbaik berdasarkan empat kategori utama, yakni kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan. Pemerintah Kota telah menyiapkan penghargaan dan hadiah khusus untuk wilayah-wilayah yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam menjaga lingkungan.
Walikota Dedy berharap, dengan adanya kompetisi ini, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan akan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Ia meyakini bahwa keberhasilan dalam membangun kota yang bersih dan sehat tak lepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat.
“Semua pihak harus berkontribusi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif dari masyarakat agar Kota Bengkulu bisa menjadi kota yang benar-benar nyaman, sehat, dan aman untuk ditinggali,” tegasnya.
Dalam berbagai kegiatan sosial yang dilakukan di tingkat kelurahan, antusiasme masyarakat juga mulai terlihat. Banyak warga yang secara sukarela bergabung dalam gerakan bersih-bersih yang dijadwalkan rutin, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di area publik seperti taman, jalan, hingga pantai.
Tak hanya itu, beberapa kelurahan bahkan telah membuat inovasi program lokal dalam mendukung Bengkulu BISA. Mulai dari lomba kebersihan antar-RT, pengelolaan sampah terpadu, hingga edukasi lingkungan kepada anak-anak usia sekolah.
Walikota Dedy optimistis, dengan semangat kebersamaan yang terus dibangun melalui program Bengkulu BISA, Kota Bengkulu akan semakin tertata, hijau, dan layak menjadi salah satu kota destinasi wisata unggulan di wilayah barat Pulau Sumatera.
“Bengkulu harus bisa jadi contoh. Bukan hanya sekadar indah dari luar, tapi juga bersih dan sehat untuk kita semua. Inilah tujuan utama dari Bengkulu BISA,” tutup Dedy dengan semangat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra