TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pembangunan Belungguk Point yang berlokasi di kawasan Jalan S. Parman terus dikebut oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menargetkan proyek ruang publik tersebut dapat rampung pada tahun ini dan segera menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat.
Dedy menuturkan, proses pembangunan saat ini baru mencapai sekitar 20 persen. Meski demikian, ia memastikan para pekerja terus bekerja siang dan malam, bahkan di akhir pekan, demi mengejar penyelesaian sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“Belungguk ini baru sekitar 20 persen. Mereka kerja siang-malam, bahkan hari Minggu tetap jalan. Saya minta pengerjaan dikejar sesuai target, dan kualitasnya harus benar-benar dijaga. Insya Allah, kawasan ini akan menjadi ruang publik yang *camkoha*,” ujar Dedy saat melakukan peninjauan, Senin (29/9).
Sebagai bentuk keseriusannya, hampir setiap akhir pekan Dedy turun langsung meninjau proses pengerjaan. Ia menekankan bahwa pembangunan harus sesuai dengan desain konsep awal yang telah direncanakan, baik dari segi estetika maupun spesifikasi teknis.
Lebih lanjut, Walikota menyampaikan, setelah rampung, Belungguk Point akan menjadi ruang publik yang representatif dan nyaman. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata di Kota Bengkulu serta berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Harapannya, Belungguk Point tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga menjadi pusat interaksi masyarakat dan menambah destinasi wisata baru. Dampak lanjutannya tentu ekonomi warga akan ikut tumbuh,” katanya.
Tak hanya menggarap Belungguk Point, Dedy juga membeberkan rencana besar lain di sepanjang Jalan S. Parman. Menurutnya, kawasan tersebut akan ditata menyerupai kawasan Malioboro di Yogyakarta yang sudah lebih dulu dikenal sebagai pusat kegiatan ekonomi dan hiburan masyarakat.
“Ke depan, Jalan S. Parman akan kita sulap menjadi Malioboronya Kota Bengkulu. Trotoarnya akan direnovasi agar lebih representatif, nyaman, dan bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif sekaligus tempat nongkrong anak-anak muda,” jelas Dedy.
Ia menambahkan, selain memperlebar dan mempercantik trotoar, pemerintah juga akan memasang lampu taman dan lampu hias. Dengan begitu, wajah kota akan terlihat lebih indah, terutama pada malam hari.
“Kita ingin suasana kota terasa hidup dan modern, sehingga anak-anak muda dan wisatawan memiliki tempat yang menarik untuk berkumpul. Jika tata kotanya baik, tentu daya tarik Bengkulu juga meningkat,” ungkapnya.
Di akhir penyampaiannya, Dedy menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Ronny, Pemkot Bengkulu fokus menata kawasan wisata sekaligus memaksimalkan pemanfaatan aset daerah. Menurutnya, pengelolaan aset yang tepat akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Prinsipnya, setiap aset milik daerah harus dimanfaatkan dengan baik dan dikelola secara profesional. Dengan begitu, pembangunan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar proyek,” tutup Dedy.
Dengan berbagai proyek yang tengah dikerjakan, Pemkot Bengkulu berharap wajah kota semakin maju, modern, dan mampu bersaing sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah Sumatera.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra