Skip to main content

Gubernur Bengkulu Dan Dikbud Adakan Pertemuan Dengan Kepala Sekolah Dan Guru Sma dan Smk Se-Bengkulu Selatan

Gubernur bengkulu,hamka sobri,bengkulu selatan
BENGKULUSELATAN.TEROPONGPUBLIK.COM - Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, M.MA menggelar Pertemuan dengan Pertemuan dengan Kepala Sekolah dan Guru SMA/SMK se-Bengkulu Selatan bertempat di BLK Kutau, Kota Manna, Bengkulu Selatan pada Jum'at Malam (08/03).

Image removed.

Selain Gubernur Bengkulu, tampak hadir Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Budiman Ismaun, Mantan Wakil Gubernur Bengkulu Periode 2010-2015 Sultan B Najamuddin, Tokoh Masyarakat Sudirman Ail, Unsur Kepala OPD Pemerintah Provinsi Bengkulu serta Ratusan Kepala Sekolah dan Guru SMA/SMK se-Kabupaten Bengkulu Selatan. 

Image removed.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bengkulu menjelaskan bahwa diselenggarakannya kegiatan tersebut adalah untuk membangun kordinasi dengan Kepala Sekolah, agar mereka tidak merasa sendiri dalam menjalankan tugasnya. 

Image removed.

Selain itu Beliau juga memberikan arahan terkait fokusnya mendongkrak dunia pendidikan, hal ini lantaran kualitas SDM perlu menjadi perhatian dalam mendongkrak pembangunan di Provinsi Bengkulu. 

Image removed.

"Kami menggelar pertemuan ini dengan maksud untuk menguatkan sinergi kita agar Kepala Sekolah, Guru, dan Cabdin di Bengkulu Selatan ini tidak merasa berdiri sendiri. Sudah banyak yang WA saya dan menghubungi saya bagaimana nasib honorer, prosedur kenaikan pangkat dan banyak lainnya. Untuk itu Cabdin UPTD harus mampu menjadi perpanjangan tangan dari Gubernur dalam memberikan informasi," ujarnya. 

Image removed.

Mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini juga meminta Kepala Sekolah yang telah dirotasi jabatannya agar dapat menunjukan wujudnya kinerjanya memberikan upaya yang terbaik dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. 

Image removed.

"Bagi Kepsek yang telah saya rotasi, saya mau lihat kinejanya. Yang baik dipertahankan dan yang buruk diperbaiki untuk menjadi baik. Saya cukup prihatin melihat hasil OSN di salah satu Kabupaten nilainya 2,3,4, tidak ada perubahan dari dulu, maka dari itu kita harus berbenah apa yang menjadi kesulitan murid dalam belajar harus menjadi perhatian Guru dikomandoi Kepala Sekolah," ungkap Rohidin.

(AMENG AMBO /ADV)