TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Calon Gubernur Bengkulu nomor urut 1, Rohidin Mersyah, memenuhi undangan dari kelompok Gen Z untuk berdialog terbuka pada Selasa malam (22/10/2024). Pertemuan yang berlangsung di sebuah kafe di pusat Kota Bengkulu ini berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Sesi tanya-jawab tersebut membahas berbagai isu penting terkait pembangunan dan kebijakan daerah. Namun, salah satu momen menarik yang mencuri perhatian adalah ketika seorang pemuda bertanya tentang syarat menjadi menantu Rohidin.
“Pak Rohidin, apa syarat untuk jadi menantu Bapak?” tanya seorang peserta, yang disambut dengan tawa dan tepuk tangan meriah dari hadirin.
Rohidin menjawab dengan santai namun lugas, “Asal kalian suka sama suka, saya restui,” ucapnya, membuat suasana semakin cair.
Selain momen santai tersebut, diskusi ini juga mengupas sejumlah isu strategis. Beberapa poin utama yang dibahas antara lain:
- Pembangunan Sirkuit di Merah Putih: Lokasi ini direncanakan menjadi pusat kegiatan otomotif.
- Minim Ornamen Budaya Daerah: Rohidin menyoroti pentingnya mempromosikan kebudayaan Bengkulu.
- Kelanjutan Proyek Tol: Ia menegaskan bahwa pembangunan tol akan terus dilanjutkan dengan investasi pada rest area sebagai salah satu fokus.
- Miskomunikasi Soal Pajak BBM: Gen Z awalnya salah paham tentang kebijakan BBM, namun setelah dijelaskan, beberapa justru menyarankan kenaikan pajak.
- Tol sebagai Edukasi Budaya: Rohidin menekankan bahwa proyek tol akan menjadi medium untuk mengenalkan budaya Bengkulu.
- Anggaran Rusa dan Pendidikan: Ia mengklarifikasi bahwa alokasi anggaran untuk pemeliharaan rusa hanya sekitar 10% dari total anggaran pendidikan.
- Syarat Jadi Menantu: Momen ini menjadi intermezzo yang membuat suasana lebih santai.
Yadi, salah satu pemuda yang hadir, mengaku puas dengan jawaban-jawaban yang diberikan oleh Rohidin.
“Pak Rohidin menjawab dengan tepat dan sesuai dengan kondisi yang kita lihat di lapangan. Setelah pertemuan ini, kami semakin yakin dan berharap beliau terpilih lagi sebagai gubernur,” kata Yadi dengan antusias.
Dialog ini menunjukkan keterbukaan Rohidin dalam berdiskusi dengan anak muda dan memberi ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembahasan isu-isu daerah. Acara berakhir dengan suasana penuh keakraban dan harapan akan kolaborasi yang lebih baik di masa depan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra