TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Suasana emosional dan penuh kekhusyukan menyelimuti prosesi pelepasan jamaah haji Embarkasi Antara Bengkulu, Selasa (28/4/2026). Momen sakral ini menjadi titik awal perjalanan spiritual ratusan calon jamaah menuju Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan memberikan arahan serta pesan mendalam kepada para jamaah. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut keikhlasan dan kesungguhan hati.
“Perjalanan ini adalah perjalanan suci karena Allah. Semua yang berangkat adalah tamu istimewa-Nya. Maka fokuslah sepenuhnya untuk beribadah,” ujar Helmi Hasan di hadapan para jamaah dan keluarga yang mengantar.
Pesan Gubernur: Fokus Ibadah dan Doakan Bengkulu
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengingatkan jamaah agar tidak melupakan daerah asal selama berada di Tanah Suci. Ia mengajak seluruh jamaah untuk turut mendoakan Provinsi Bengkulu agar senantiasa mendapat keberkahan dan perlindungan.
Menurutnya, nilai ibadah tidak hanya terletak pada hubungan pribadi dengan Tuhan, tetapi juga pada kepedulian terhadap sesama, termasuk mendoakan kampung halaman.
“Jangan lupa doakan Bengkulu agar selalu diberkahi. Seperti teladan Rasulullah, yang tidak hanya berdoa untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan umat,” tambahnya.
Tak hanya itu, ia juga mendorong jamaah memanfaatkan momentum ibadah haji untuk meningkatkan kualitas ibadah, termasuk memperbanyak membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an selama di Tanah Suci.
Perkuat Kebersamaan dan Saling Membantu
Gubernur Helmi Hasan turut menekankan pentingnya menjaga kebersamaan antarjamaah. Ia mengingatkan bahwa kondisi di Tanah Suci membutuhkan solidaritas tinggi, sehingga sikap saling membantu menjadi kunci kelancaran ibadah.
“Jaga kekompakan, saling bantu, dan saling peduli. Di sana kita semua adalah saudara,” pesannya.
Imbauan ini disambut haru oleh para jamaah yang tampak khusyuk mendengarkan arahan sebelum keberangkatan.
Kloter Terakhir, 167 Jamaah Diberangkatkan
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Bengkulu, Intihan, menjelaskan bahwa pelepasan kali ini merupakan kloter terakhir jamaah haji asal Bengkulu untuk musim haji tahun 2026.
Sebanyak 167 jamaah diberangkatkan dalam kloter ini. Rinciannya terdiri dari 127 jamaah asal Kota Bengkulu, 3 jamaah dari Bengkulu Selatan, 7 jamaah Rejang Lebong, 6 jamaah Mukomuko, 5 jamaah Seluma, 4 jamaah Kaur, 3 jamaah Kepahiang, serta 9 jamaah dari Bengkulu Tengah.
Selain itu, keberangkatan juga didampingi oleh tiga petugas haji yang terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) guna memastikan pelayanan dan kesehatan jamaah selama menjalankan ibadah.
Harapan Jamaah Haji Mabrur
Intihan berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar tanpa kendala berarti. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta mengikuti arahan petugas selama berada di Tanah Suci.
“Dengan keberangkatan kloter terakhir ini, kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan baik, kembali ke tanah air dalam kondisi sehat, serta memperoleh predikat haji yang mabrur,” tutupnya.
Penutup
Pelepasan jamaah haji Embarkasi Antara Bengkulu tahun ini tidak hanya menjadi seremoni keberangkatan, tetapi juga momentum refleksi spiritual bagi seluruh pihak yang hadir. Harapan besar pun disematkan agar para jamaah mampu menunaikan ibadah dengan sempurna dan kembali membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, serta daerah Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra