TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat langkah percepatan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui kegiatan Rapat Koordinasi dan Advokasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang digelar di Hotel Adeva, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendukung program nasional bidang kesehatan yang digagas pemerintah pusat.
Rapat koordinasi tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Kota Bengkulu, Alex Perliansyah, yang hadir mewakili Walikota Bengkulu. Dalam sambutannya, Alex menegaskan bahwa keberhasilan program CKG tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh pihak, baik lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), fasilitas kesehatan, hingga masyarakat.
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis sendiri merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui upaya deteksi dini berbagai penyakit.
Alex menyampaikan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah menerbitkan regulasi sebagai dasar pelaksanaan program tersebut di seluruh daerah. Karena itu, pemerintah daerah diminta untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan secara terintegrasi mulai dari tingkat Puskesmas hingga fasilitas kesehatan tingkat pertama lainnya.
“Pelaksanaan program ini membutuhkan sinergi semua pihak agar target pelayanan kesehatan masyarakat dapat tercapai secara optimal sesuai dengan siklus hidup masyarakat,” ujar Alex Perliansyah saat membacakan sambutan Walikota Bengkulu.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan layanan promotif dan preventif sebagai langkah utama dalam mencegah meningkatnya angka penyakit di masyarakat. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gratis bukan hanya sekadar program seremonial, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Bengkulu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, mengungkapkan bahwa capaian program CKG di Kota Bengkulu saat ini masih tergolong rendah. Berdasarkan data aplikasi Dinas Kesehatan, realisasi pelaksanaan baru mencapai 2,07 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.
“Target kita pada akhir tahun 2026 minimal mencapai 26 persen, sedangkan target jangka panjangnya sebesar 46 persen dari total penduduk Kota Bengkulu,” jelas Nelli.
Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan menyusun jadwal pemeriksaan kesehatan langsung ke berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis juga akan menyasar sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama. Program ini nantinya akan diintegrasikan dengan momentum penerimaan peserta didik baru sehingga cakupan pemeriksaan kesehatan dapat lebih luas.
Nelli menjelaskan bahwa program CKG menyasar seluruh kelompok umur masyarakat mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia. Sasaran tersebut meliputi bayi usia dua hari hingga kurang dari satu tahun, balita dan anak prasekolah, anak usia sekolah dan remaja, usia dewasa, hingga kelompok lanjut usia.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bentuk nyata dari upaya pencegahan sekunder atau skrining kesehatan untuk mendeteksi penyakit lebih dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
“Program ini sejalan dengan Integrasi Layanan Primer atau ILP yang menjadi bagian penting dalam transformasi sistem kesehatan Indonesia,” terang Nelli Hartati.
Ia menambahkan, melalui konsep ILP, pelayanan kesehatan di Puskesmas kini dibagi dalam beberapa klaster pelayanan utama. Mulai dari klaster manajemen, pelayanan ibu dan anak, pelayanan dewasa dan lansia, penanggulangan penyakit menular, hingga layanan farmasi dan kegawatdaruratan.
Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran bagi seluruh masyarakat.
Nelli juga berharap seluruh stakeholder dapat mendukung penuh pelaksanaan program CKG di Kota Bengkulu, termasuk memfasilitasi petugas kesehatan saat turun langsung ke lapangan.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membantu pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis ini agar target pelayanan kesehatan masyarakat bisa tercapai secara maksimal,” harapnya.
Kegiatan rapat koordinasi tersebut turut dihadiri para kepala Puskesmas se-Kota Bengkulu, perwakilan OPD, tenaga kesehatan, serta stakeholder terkait lainnya. Seluruh peserta menyatakan komitmen mendukung keberhasilan program pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra