Skip to main content

Pendidikan Terbuka: Solusi Fleksibel Raih Gelar Sarjana, 486 Wisudawan UT Bengkulu Resmi Dikukuhkan

Pendidikan Terbuka: Solusi Fleksibel Raih Gelar Sarjana, 486 Wisudawan UT Bengkulu Resmi Dikukuhkan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pendidikan tinggi sering kali dipandang sebagai sesuatu yang eksklusif, hanya dapat diakses oleh mereka yang memiliki waktu, biaya, dan kesempatan memadai. Namun, Universitas Terbuka (UT) membuktikan bahwa kuliah dapat dilakukan dengan fleksibilitas tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. Mian, dalam acara Wisuda Daerah Universitas Terbuka (UT) Bengkulu yang berlangsung di Mercure Hotel Bengkulu, Selasa (25/2/2025). Sebanyak 486 wisudawan dari berbagai program studi resmi dikukuhkan, menandai akhir perjalanan pendidikan mereka melalui sistem pembelajaran jarak jauh yang menuntut kemandirian dan disiplin tinggi.

Dalam sambutannya, Mian menegaskan bahwa pendidikan terbuka bukan hanya alternatif bagi yang sulit mengakses pendidikan konvensional, melainkan solusi nyata bagi masyarakat luas yang ingin tetap belajar di tengah keterbatasan.

"Kesuksesan Anda hari ini adalah bukti bahwa pendidikan tinggi dapat diakses dengan fleksibilitas tanpa mengorbankan kualitas. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga dalam berkontribusi bagi kemajuan Bengkulu dan Indonesia," ujar Mian.

Sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan UT memang memiliki tantangan tersendiri. Mahasiswa harus mampu mengatur waktu dengan baik, mengelola pekerjaan, keluarga, dan studi secara seimbang. Namun, tantangan tersebut justru melatih ketekunan dan kemandirian para mahasiswa hingga akhirnya meraih gelar sarjana.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan dukungannya terhadap pengembangan sistem pendidikan terbuka yang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang terkendala akses ke perguruan tinggi konvensional.

Menurut Mian, keberhasilan wisudawan UT menjadi bukti bahwa sistem pendidikan terbuka mampu memberikan peluang belajar bagi siapa saja, termasuk pekerja, ibu rumah tangga, dan masyarakat di daerah terpencil.

"Kami mendukung penuh Universitas Terbuka dalam mencetak generasi yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja serta berkontribusi nyata bagi masyarakat," tutup Mian.

Sementara itu, Rektor UT Bengkulu yang diwakili oleh Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Politik, Meita Istianda, menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari babak baru. Ia berharap gelar yang diraih dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.

"Gelar akademik ini adalah hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah. Namun, yang terpenting adalah bagaimana ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk kemajuan diri sendiri dan lingkungan sekitar," ungkap Meita.

Tema wisuda kali ini, “Bengkulu Cemerlang dari Penjuru Negeri Menuju Masa Depan Gemilang,” mencerminkan harapan besar agar para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat keilmuan dan inovasi ke tengah masyarakat.

Pewarta: AMG
Editing: Adi Saputra