Skip to main content

Pendidikan Tinggi Tidak Menjamin Lapangan Kerja, Kenapa?

Pendidikan Tinggi Tidak Menjamin Lapangan Kerja, Kenapa?

TEROPONGPUBLIK.CO.ID    <<<>>>>   Angka pengangguran di Indonesia saat ini masih terbilang cukup tinggi. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode Agustus 2024 mencapai 7,47 juta orang Indonesia masing menganggur tidak terserap pasar kerja.

Tingginya angka pengangguran di Indonesia saat ini disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya : Mematok gaji yang tinggi, enggan menyoba hal baru, enggan memilih kerja yang tak sesuai gelar pendidikan, dan kurangnya skill. 

Dikuti dari mojok.com. Zaman dulu, pengangguran identik dengan kurangnya pendidikan yang didapatkan oleh seseorang hingga dirinya sulit melamar kerja di suatu perusahaan. 

Untuk kondisi sekarang, angka pengangguran mayoritas malah diisi oleh mereka yang memiliki status pendidikan yang tinggi.

Membawa embel-embel gelar yang diperoleh dengan jatuh bangun selama 4 tahun atau bahkan lebih, lulusan sarjana cenderung memiliki penghargaan diri yang tinggi atas gelar yang tersemat anggun di belakang namanya. 

Sehingga, mereka merasa tidak pantas ketika harus mengambil pekerjaan yang menurut sebagian orang tidak pantas dilakukan oleh mantan mahasiswa.

Selain itu, gengsi anak sekarang dalam mencari pekerjaan diperparah dengan mematok gaji yang harus sesuai dengan status sarjana yang telah diraihnya.

Kenyataanya, gelar sarjana yang diraih mereka juga terkadang tidak sesuai dengan skill yang dimiliki dañ membuat perusahaan besar yang menggaji mereka secara fantastis lebih cenderung kecewa.

Lebih jauh, gaya hidup anak sekarang yang tidak mau mau mencoba hal baru juga dinilai menambah banyaknya pengangguran di Indonesia.(**)

Bersambung......