TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’tin, M.Ed, meresmikan Gedung Balai Bahasa Provinsi Bengkulu yang berlokasi di Jalan Timur Indah 3, Kota Bengkulu. Peresmian ini bertepatan dengan puncak perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional 2025 yang mengusung tema “Bahasa Daerah Mendukung Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Komitmen terhadap Pelestarian Bahasa Daerah
Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’tin menegaskan pentingnya melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari pendidikan berkualitas. “Bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu. Semoga gedung ini dapat menjadi pusat pengembangan bahasa dan budaya daerah serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Abdul Mu’tin.
Peresmian ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, akademisi, serta tokoh pendidikan yang mendukung inisiatif pemerintah dalam menjaga keberagaman bahasa dan budaya Indonesia.
Fasilitas dan Arsitektur Gedung Balai Bahasa
Pembangunan Gedung Balai Bahasa Provinsi Bengkulu dimulai pada September 2024 dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2024 senilai Rp18 miliar. Bangunan dua lantai ini didesain dengan mengadaptasi ciri khas rumah adat Bengkulu, mencerminkan identitas budaya lokal sekaligus memberikan suasana yang nyaman bagi para akademisi, peneliti, dan masyarakat yang ingin belajar lebih dalam tentang bahasa daerah.
Gedung ini diharapkan menjadi pusat penelitian, dokumentasi, serta pengembangan bahasa daerah, termasuk program pelestarian bahasa-bahasa yang terancam punah.
Agenda Mendikdasmen di Bengkulu
Selain meresmikan Gedung Balai Bahasa, Mendikdasmen RI juga mengunjungi SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu. Di sana, beliau berdialog dengan para siswa dan guru mengenai kebijakan pendidikan nasional serta pentingnya peran sekolah dalam menanamkan nilai budaya dan bahasa daerah kepada generasi muda.
Selanjutnya, Abdul Mu’tin menghadiri saresehan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen Bengkulu di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Diskusi ini membahas strategi peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam implementasi kurikulum yang mendukung pelestarian budaya lokal.
Acara kunjungan ditutup dengan makan malam bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) serta Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB). Keesokan harinya, Mendikdasmen kembali ke Jakarta untuk melanjutkan agenda nasionalnya.
Dukungan terhadap Pendidikan Berkelanjutan
Peresmian ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan berbasis budaya dan keberagaman bahasa. Dengan hadirnya Balai Bahasa, diharapkan semakin banyak penelitian dan program yang memperkuat eksistensi bahasa daerah di Bengkulu dan sekitarnya.
Pemerintah terus mendorong pengembangan kebijakan pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada penghormatan dan pelestarian nilai-nilai budaya. Hal ini selaras dengan visi pendidikan nasional untuk menciptakan generasi yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki pemahaman yang mendalam terhadap identitas bangsa.
Dengan adanya Gedung Balai Bahasa ini, Bengkulu menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Infrastruktur baru ini tidak hanya menjadi simbol peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga wadah untuk memperkuat jati diri masyarakat melalui bahasa dan budaya daerah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra