Skip to main content

Plt Bupati Fahrurrozi Hadiri Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 di SMKS 6 Muhammadiyah

Plt Bupati Fahrurrozi Hadiri Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 di SMKS 6 Muhammadiyah

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>> Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lebong, Drs. Fahrurrozi, M.Pd, menghadiri acara Pendampingan Kelompok (Lokakarya) 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan 10 yang digelar di SMKS 6 Muhammadiyah, Minggu (28/4).

Dalam sambutannya, Plt Bupati mengungkapkan rasa bangga dan bahagia dapat bergabung dalam puncak kegiatan program tersebut. Ia menyebutkan, Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 telah dimulai sejak awal 2024, diawali dengan Lokakarya Orientasi. Proses pembelajaran mencakup pemahaman terhadap Modul 1 hingga Modul 3, yang terdiri dari 10 bab, dilakukan secara daring.

Selain itu, terdapat enam kali pendampingan individu serta tujuh kali pendampingan kelompok (Lokakarya) yang dilaksanakan secara tatap muka oleh Pengajar Praktik. Elaborasi pemahaman per bab juga dilakukan secara daring bersama para instruktur. Seluruh rangkaian tersebut menghabiskan total 310 jam pelajaran (JP).

"Kami berharap seluruh proses pembelajaran yang telah dilalui dapat menjadi bekal berharga bagi para calon Guru Penggerak untuk meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Lebong," ujar Fahrurrozi.

Ia juga menegaskan bahwa lulusan Program Guru Penggerak diharapkan menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan dan mampu melahirkan generasi pelajar berkarakter Pancasila.

Dalam kesempatan tersebut, Fahrurrozi menyampaikan bahwa rangkaian Lokakarya 7 juga diisi dengan sesi kelas berbagi, di mana para calon Guru Penggerak mempresentasikan capaian serta pengalaman selama mengikuti program. Selain itu, dipamerkan pula hasil karya peserta dan Pengajar Praktik, yang menggambarkan perjalanan mereka sejak awal hingga akhir pendidikan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lebong, kami mengucapkan terima kasih kepada Balai Guru Penggerak Provinsi Bengkulu yang telah memfasilitasi program ini hingga tuntas,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebong yang telah memberikan dukungan penuh, serta para kepala sekolah yang telah mengizinkan guru-gurunya untuk mengikuti program ini.

Menutup sambutannya, Fahrurrozi berpesan kepada para kepala sekolah yang belum mengikuti Program Guru Penggerak agar segera mendaftar jika ada kesempatan berikutnya.

“Saya tekankan, ini bukan akhir dari perjalanan. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk memajukan dunia pendidikan. Kami nantikan kiprah Bapak dan Ibu sekalian dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh,” pungkasnya.

Pewarta : Harlis Sang Putra 

Editing : Adi Saputra