TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pengumuman pemenang lomba penilaian perpustakaan khusus perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dilaksanakan pada Rabu, 11 Desember 2024, bertempat di Garage Hotel. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas literasi di lingkungan pemerintahan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi, menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Dalam undang-undang tersebut, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan mendirikan perpustakaan khusus untuk mendukung pengembangan literasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Ini adalah tahun kedua pelaksanaan lomba perpustakaan khusus OPD di Provinsi Bengkulu. Alhamdulillah, tahun ini jumlah peserta meningkat signifikan, begitu pula dengan kualitas perpustakaannya. Semangat yang ditunjukkan oleh para peserta juga semakin baik. Harapan kami, kualitas ini bisa terus ditingkatkan dan dipertahankan,” ujar Meri Sasdi.
Ia menambahkan, peningkatan literasi di lingkungan pemerintahan memiliki dampak positif pada kinerja ASN (Aparatur Sipil Negara). Salah satu inisiatif yang diterapkan adalah gerakan membaca 15 menit sebelum memulai aktivitas kerja. Dengan kebiasaan ini, literasi para ASN diharapkan semakin baik, yang pada akhirnya berdampak pada pencapaian target-target pemerintah, khususnya di tingkat Provinsi Bengkulu.
“Tahun ini, kami melihat banyak perkembangan dari segi partisipasi dan kualitas perpustakaan yang dilombakan. Ini menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya literasi di lingkungan pemerintahan mulai tumbuh. Kami berharap, semangat ini terus dijaga dan menjadi budaya di setiap OPD,” lanjutnya.
Selain memberikan penghargaan kepada perpustakaan terbaik, lomba ini juga menjadi motivasi bagi OPD lainnya untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan mereka. Diharapkan, keberadaan perpustakaan tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan pegawai dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat. Dengan partisipasi aktif dari perangkat daerah, diharapkan literasi di Bengkulu bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia.
“Semoga melalui lomba ini, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung budaya literasi. Dengan begitu, kinerja dan produktivitas ASN semakin meningkat, dan visi pembangunan Provinsi Bengkulu bisa tercapai dengan lebih baik,” tutup Meri.
Pengumuman pemenang ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kepala OPD, pejabat pemerintah provinsi, dan undangan lainnya. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga momen berbagi inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan di lingkungan pemerintah.
Pewarta: AMG
Editing: Adi Saputra