Skip to main content

Tradisi Nozzle Pora Warnai Purna Tugas Sekretaris Dinas Damkar Bengkulu

Tradisi Nozzle Pora Warnai Purna Tugas Sekretaris Dinas Damkar Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Tradisi Nozzle Pora menjadi momen istimewa dalam prosesi pelepasan purna tugas Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu, Yayan Alfian. Upacara yang penuh makna ini digelar Sabtu pagi (22/2/2025) di halaman kantor Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu, diawali dengan apel bersama seluruh jajaran petugas.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Arif Gunadi, didampingi Asisten I Eko Agusrianto, Staf Ahli I Made Ardana, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yuliansyah, serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Afri Candriani. Kehadiran para pejabat daerah ini menambah kesakralan tradisi pelepasan yang jarang dilakukan sebelumnya.

Dalam sambutannya, Arif Gunadi mengungkapkan bahwa prosesi Nozzle Pora ini merupakan pengalaman pertamanya menyaksikan tradisi tersebut, khususnya di Kota Bengkulu. Menurutnya, budaya semacam ini perlu terus dilestarikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian aparatur sipil negara (ASN) yang telah menyelesaikan masa tugas mereka dengan baik.

“Tradisi seperti ini sangat bermakna, bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai apresiasi atas kerja keras dan dedikasi selama bertahun-tahun. Biasanya, purna tugas berjalan tanpa seremoni khusus, namun tradisi Nozzle Pora ini memberikan kesan yang lebih mendalam,” ujar Arif Gunadi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu ke depan telah merencanakan kebijakan baru terkait pelepasan ASN yang memasuki masa pensiun. Walikota dan Wakil Walikota terpilih berencana menggelar seremoni resmi bagi setiap ASN yang purna tugas, baik secara individu maupun dalam sebuah acara bersama.

Pada kesempatan tersebut, Arif Gunadi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayan Alfian atas dedikasi dan profesionalismenya selama menjabat sebagai Sekretaris Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu. Menurutnya, Yayan tidak hanya menjalankan tugas dengan baik, tetapi juga membangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota Bengkulu.

“Terima kasih atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan. Semoga setelah purna tugas, Pak Yayan tetap bisa memberikan kontribusi positif bagi Kota Bengkulu dalam bentuk lain,” tambah Arif Gunadi.

Sementara itu, Yayan Alfian dalam sambutan perpisahannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh rekan kerja selama masa tugasnya. Ia juga berharap tradisi Nozzle Pora ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menghargai dedikasi para ASN yang telah mengabdikan diri bagi kemajuan daerah.

Acara diakhiri dengan prosesi Nozzle Pora, di mana Yayan Alfian berjalan di bawah lengkungan selang pemadam yang dipegang oleh rekan-rekan sejawatnya. Momen haru dan kebanggaan menyelimuti suasana, menandai berakhirnya pengabdian seorang ASN yang telah memberikan dedikasi terbaiknya bagi Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra