TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Universitas Bengkulu (UNIB) terus berupaya memperkuat langkah menuju World Class University (WCU) pada tahun 2025. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama para pemangku kepentingan di Ballroom Bengkulu 1 dan 2, Mercure Hotel, Bengkulu.
Acara ini dihadiri berbagai pihak, termasuk jajaran pimpinan UNIB, perwakilan pemerintah daerah, dan sejumlah tokoh akademik. Dalam sambutannya, Rektor UNIB, Dr. Retno Agustina Ekaputri, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan daya saing global bagi UNIB.
“Kami ingin UNIB tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga diakui secara internasional. Salah satu langkah strategis adalah mengikuti akreditasi internasional, seperti dari Accreditation, Certification, and Quality Assurance Institute (ACQUIN) di Jerman,” ujar Dr. Retno.
Ia menegaskan bahwa akreditasi internasional akan meningkatkan reputasi kampus di mata calon mahasiswa, mitra industri, dan pemerintah. Hal ini juga menjadi bagian penting dari upaya UNIB untuk mewujudkan visi WCU 2025.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dan memberikan masukan yang konstruktif agar UNIB dapat mencapai standar tinggi dalam aspek keunggulan, budaya, dan daya saing global,” tambahnya.
Dr. Retno berharap lulusan UNIB nantinya memiliki kompetensi tinggi, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga menekankan bahwa program penelitian di UNIB akan terus diarahkan untuk menjawab tantangan global.
Dukungan Pemerintah Daerah
Plt. Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap langkah UNIB menuju universitas kelas dunia.
“UNIB bukan hanya kebanggaan Bengkulu, tetapi juga harapan bangsa dalam menghasilkan generasi intelektual yang kompetitif di tingkat global,” ujarnya.
Rosjonsyah, yang merupakan alumni program doktoral UNIB, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan UNIB dalam memperkuat kapabilitas akademik. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini sangat relevan di tengah perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi saat ini.
“Kami siap bekerja sama dengan UNIB untuk menyusun kurikulum yang relevan dan mendukung pembangunan daerah. Kami berharap visi dan misi UNIB dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mendorong agar hasil riset UNIB dapat berkontribusi pada pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pengembangan teknologi dan peningkatan sumber daya manusia.
Langkah Konkret Menuju Visi WCU
Acara FGD ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UNIB, termasuk Wakil Rektor I Prof. Dr. Mochamad Lutfi Firdaus, Wakil Rektor II Yefriza, Ph.D., Wakil Rektor III Prof. Dr. Candra Irawan, dan Wakil Rektor IV Prof. Dr. Irfan Gustian. Beberapa pejabat daerah, seperti Kepala Kanwil DJPB Bengkulu Irfan Surya Wardana, juga turut hadir.
Melalui kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan, UNIB optimistis dapat mewujudkan cita-citanya menjadi universitas kelas dunia yang berdaya saing tinggi pada tahun 2025.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra