TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Kota Bengkulu memastikan kembali menyelenggarakan Ujian Tobo Kito (UTK) pada tahun 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyusul keberhasilan pelaksanaan UTK pada tahun sebelumnya.
Program UTK dinilai sebagai terobosan strategis dalam dunia pendidikan daerah karena dirancang menyerupai sistem Ujian Nasional (UN) yang pernah diterapkan secara nasional.
UTK merupakan kebijakan khas Kota Bengkulu yang bertujuan untuk memetakan kualitas pendidikan secara komprehensif di tingkat kota.
Melalui ujian ini, pemerintah dapat memperoleh gambaran objektif mengenai capaian kompetensi peserta didik, sekaligus mengetahui kesenjangan mutu pendidikan antar sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan bahwa keputusan melanjutkan UTK pada 2026 memberikan kepastian bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Dengan masuknya UTK ke dalam kalender akademik resmi, sekolah, guru, dan siswa memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri secara maksimal.
“Kami pastikan UTK tetap dilaksanakan pada 2026. Agenda ini sudah resmi tercantum dalam kalender akademik, sehingga seluruh satuan pendidikan dapat menyesuaikan program pembelajaran sejak awal tahun,” ujar Ilham Putra, Selasa (13/1/2026).
Menurut Ilham, UTK tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi bagi siswa, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk mengukur efektivitas proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru. Hasil UTK nantinya akan menjadi bahan analisis bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam merumuskan kebijakan peningkatan mutu pendidikan ke depan.
Pemerintah Kota Bengkulu menilai UTK mampu mendorong semangat belajar siswa karena menghadirkan atmosfer ujian yang serius dan terukur. Selain itu, UTK juga diharapkan dapat membangun budaya kompetisi yang sehat antar peserta didik, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“UTK menjadi salah satu upaya kami menjaga marwah pendidikan di Kota Bengkulu. Melalui ujian ini, kita ingin memastikan bahwa kualitas pendidikan merata dan terus mengalami peningkatan,” tambah Ilham.
Dari sisi pemerintah daerah, UTK juga menjadi alat pemetaan yang akurat untuk mengetahui sekolah-sekolah yang membutuhkan pendampingan lebih intensif. Dengan data yang dihasilkan, intervensi kebijakan dapat dilakukan secara tepat sasaran, baik melalui peningkatan kapasitas guru, perbaikan kurikulum, maupun penyediaan sarana pendukung pembelajaran.
Pemerintah Kota Bengkulu mengimbau seluruh sekolah dan orang tua siswa untuk mendukung penuh pelaksanaan UTK 2026. Informasi terkait jadwal, teknis pelaksanaan, serta mata pelajaran yang diujikan akan diumumkan secara bertahap melalui laman resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu.
Dengan keberlanjutan UTK, Pemkot Bengkulu berharap dapat mencetak generasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah di masa depan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra