Skip to main content

Kampanye LGBT Makin Liar, Andi Saputra Legislator PKS Bengkulu Apresiasi Sikap Tegas Presiden Soal LGBT: Ingatkan Tragedi Kaum Sodom!

Kampanye LGBT Makin Liar, Andi Saputra Legislator PKS Bengkulu Apresiasi Sikap Tegas Presiden Soal LGBT: Ingatkan Tragedi Kaum Sodom!

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Gerilya kampanye dan propaganda kelompok LGBT yang kian terang-terangan di berbagai lini menuntut ketegasan sikap dari seluruh elemen kepemimpinan bangsa.

Merespons perkembangan terkini, Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Andi Saputra, memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh atas keputusan serta sikap tegas Presiden Republik Indonesia dalam membentengi moralitas negara dari penyimpangan tersebut.

​Andi Saputra menegaskan bahwa langkah tegas dari tingkat pusat sangat krusial di tengah gencarnya infiltrasi gaya hidup yang bertentangan dengan fitrah manusia.
​"Kita tidak boleh menutup mata. Kampanye mereka makin marak dan terstruktur. Apresiasi besar kami sampaikan kepada Presiden yang menangkap kegelisahan umat dan mengambil sikap tegas demi menjaga kedaulatan moral bangsa," ujar Andi saat memberikan keterangan kepada awak media.

​Belajar dari Kehancuran Negeri Sodom

​Legislator PKS ini mengingatkan masyarakat untuk membuka kembali lembaran sejarah kelam masa lalu yang diabadikan dalam kitab suci. Ia menekankan bahwa pembiaran terhadap perilaku menyimpang bukan sekadar urusan hak individu, melainkan ancaman keselamatan bagi sebuah peradaban.
​"Sejarah tidak pernah berbohong. Negeri Sodom dihancurkan rata dengan tanah bukan karena kekurangan teknologi atau ekonomi, melainkan karena mereka melegalkan dan bangga dengan perilaku menyimpang ini. Kita wajib menyelamatkan umat dan daerah kita dari azab dan kehancuran serupa," cetusnya dengan nada retoris yang kuat.

​Kembali ke Fitrah Penciptaan

​Lebih lanjut, Andi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kota Bengkulu, untuk memperkuat ketahanan keluarga dan kembali pada esensi dasar penciptaan manusia yang sudah digariskan oleh Sang Pencipta.
​"Allah SWT sudah menciptakan makhluk-Nya secara sempurna dan berpasang-pasangan, yaitu laki-laki dan perempuan. Ini adalah hukum alam dan syariat yang mutlak untuk menjaga keberlangsungan umat manusia. Di luar itu adalah penyimpangan yang harus kita luruskan, bukan malah dinormalisasi," tegas Andi.

​Ia menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh tokoh agama, pendidik, dan orang tua untuk bersinergi menjaga generasi muda dari arus propaganda negatif. Menurutnya, menyelamatkan umat dari perilaku menyimpang adalah tugas sejarah yang harus dipikul bersama demi memastikan masa depan Indonesia tetap berada di atas nilai-nilai luhur Pancasila dan ketuhanan.(**)