BENGKULU.TEROPONGPUBLIK.COM - Kejuaraan Panjat Tebing ‘Wirabraja Open & Speed Classic Extreme Games Silo 10.000’ di kawasan Silo Kota Sawahlunto diikuti 150 peserta. Kejuaran ini dibuka Komandan Resor Militer (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, Minggu (06/10). Kejuaraan yang akan berlangsung hingga Rabu 09 Oktober 2019 itu memperebutkan total hadiah Rp 126 juta.

Ranu Arta Anapurna gadis cilik yang mewakili Provinsi Bengkulu yang berusia 10 tahun telah menjuarai lomba panjat tebing internasional dan nasional yang di adakan si Sawah lunto Sumatera Barat padang.
Gadis cilik ini mengikuti 2 lomba yaitu lith kelompok umur sama speed klasik Silo, dan Ranu meraih 2 emas dari lomba yang diikuti.
Pelatih Ranu,Riduwan menjelaskan,"Saya sangat brharap Bahwa Ranu bisa mengikuti ajang Youth dunia atau Youth Asia mewakili Indonesia,"ucapnya.
"Dan untuk atlit seusia Ranu ada sekitar tiga orang Dua putri dan satu putra yang sudah masuk katagori Atlit,untuk pembinaan sendiri kita bertahap,karena ada beberapa atlit yang kita pila dan kita pisah-pisahkan untuk katagorinya,namun untuk sekelas Ranu itu ada tiga orang sudah masuk kedalam program Atlit,bukan lagi kandidat atau fans,"tambahnya.

"Saya sebagai pelatih atlit panjat tebing sangat berharap kepada masyarakat Provinsi Bengkulu,baik pemerintahan maupun swasta agar kiranya bisa mendukung dan mendoakan Atlit panjat tebing,untuk bisa meraih juara tingkat dunia ataupun asia yang insakallah akan di ikuti oleh adik kita Ranu atau yang lain,"pangkas Riduwan Sebagai pelatih panjat tebing bengkulu.(AMENG)