Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Luncurkan Gempala dan Rencanakan Program Genambah untuk Wujudkan Kota Hijau

Wali Kota Bengkulu Luncurkan Gempala dan Rencanakan Program Genambah untuk Wujudkan Kota Hijau

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu terus menggencarkan program penghijauan demi menciptakan lingkungan yang asri, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Setelah memastikan pelaksanaan Gerakan Menanam Sepuluh Ribu Pohon Kelapa (Gempala) pada 18 Agustus mendatang, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengumumkan rencana lanjutan berupa Gerakan Menanam Serba Buah atau Genambah.

Dedy menyebut, Gempala akan menjadi titik awal gerakan besar penghijauan di wilayah pesisir Kota Bengkulu, khususnya kawasan Pantai Panjang. Dalam program ini, ribuan bibit kelapa akan ditanam secara serentak, membentuk deretan pohon yang diharapkan memperindah kawasan wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi di masa depan.

“Setelah Gempala selesai, kita akan melanjutkan dengan Genambah, yaitu menanam berbagai jenis buah-buahan yang bermanfaat. Program ini akan memperluas gerakan penghijauan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan masyarakat,” ujar Dedy, Rabu (13/8).

Menurut Dedy, bibit yang akan ditanam dalam program Genambah mencakup beragam buah seperti mangga, jambu, kelengkeng, rambutan, sawo, manggis, nangka, pisang, pepaya, alpukat, sirsak, nanas, dan jenis buah lainnya. Semua tanaman tersebut dipilih karena mudah tumbuh di iklim Bengkulu serta memiliki nilai ekonomi yang baik.

Sinergi dengan Kementerian Agama

Tak hanya fokus pada penanaman massal, Dedy juga berinisiatif menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu untuk menjadikan gerakan ini sebagai budaya warga. Salah satu gagasan yang akan diterapkan adalah kewajiban membawa satu bibit tanaman buah bagi setiap pasangan yang akan menikah.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kemenag Kota Bengkulu. Nanti setiap calon pengantin wajib membawa satu bibit tanaman buah. Ini bukan untuk memberatkan, melainkan sebagai wujud partisipasi langsung dalam penghijauan kota,” jelas Dedy.

Bibit tersebut dapat dibeli atau dicangkok, sehingga tidak membebani calon pengantin secara finansial. Selanjutnya, bibit dapat ditanam di halaman rumah masing-masing, lalu difoto sebagai bukti untuk dikirim ke pihak kelurahan. Alternatif lainnya, pasangan pengantin bisa menyerahkan bibit kepada lurah untuk ditanam di lokasi yang telah ditentukan pemerintah.

Lomba Rumah Sehat

Selain Gempala dan Genambah, Pemkot Bengkulu juga akan mengadakan Lomba Rumah Sehat untuk mendorong masyarakat menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Menurut Dedy, rumah sehat bukan berarti rumah yang besar atau mewah, melainkan rumah yang memenuhi kriteria kebersihan, sirkulasi udara yang baik, dan memiliki halaman yang ditanami tanaman buah-buahan.

“Kita ingin setiap rumah memiliki sirkulasi udara yang baik, WC bersih, selokan atau saluran air terawat, dan halaman yang hijau dengan tanaman buah. Dengan begitu, lingkungan akan lebih sehat dan indah,” ujarnya.

Ia menegaskan, lomba ini diharapkan memicu kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong, sekecil apa pun, sebagai ruang hijau produktif. Dengan konsep ini, Pemkot berharap tidak ada lagi rumah di Bengkulu yang lahannya terbengkalai tanpa tanaman.

Manfaat Jangka Panjang

Program Gempala dan Genambah bukan hanya untuk memperindah kota, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang. Pohon kelapa dan tanaman buah yang ditanam akan memberikan hasil ekonomi, mendukung ketahanan pangan, dan memperkuat citra Bengkulu sebagai kota wisata hijau.

“Bayangkan, beberapa tahun ke depan, wisatawan yang datang ke Pantai Panjang akan melihat deretan pohon kelapa yang rindang dan hijau. Sementara di pemukiman, setiap rumah punya tanaman buah yang bisa dipetik sendiri. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Bengkulu,” tutur Dedy.

Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan upaya pengendalian iklim dan penyerapan karbon. Dengan semakin banyak pohon yang ditanam, kualitas udara akan membaik, suhu lingkungan lebih sejuk, dan ekosistem lokal menjadi lebih seimbang.

“Ini adalah gerakan bersama. Pemerintah memulai, masyarakat melanjutkan. Harapannya, kita semua punya rasa memiliki dan tanggung jawab untuk menjaga pohon yang kita tanam,” tutup Dedy.

Dengan rangkaian program ini, Pemkot Bengkulu berharap dapat menggerakkan seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, indah, dan bermanfaat, sekaligus menguatkan identitas Bengkulu sebagai kota yang ramah lingkungan dan kaya hasil bumi.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra