Skip to main content

Walikota Bengkulu Tegaskan Program One OPD One Event Nasional Demi Majukan Kota

Walikota Bengkulu Tegaskan Program One OPD One Event Nasional Demi Majukan Kota

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa mulai saat ini kebijakan One OPD One Event Nasional resmi berlaku di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan menyiapkan dan menyelenggarakan satu kegiatan berskala nasional yang dapat mengangkat citra serta potensi Kota Bengkulu.

Dedy menyampaikan, kebijakan tersebut bukan hanya sekadar wacana, tetapi sudah harus mulai dipersiapkan sejak sekarang. Menurutnya, tahun 2026 ditargetkan seluruh OPD memiliki agenda besar yang berdampak pada berbagai sektor, mulai dari ekonomi, budaya, hingga pariwisata.

“Ini berlaku sejak saya sampaikan, artinya mulai dari sekarang setiap OPD harus ancang-ancang. Tahun 2026 itu wajib ada event nasional dari masing-masing OPD. Jadi mulai sekarang mereka sudah harus memikirkan bentuk kegiatannya,” tegas Dedy.

Dorong Kreativitas dan Inovasi OPD

Walikota menekankan, keberhasilan sebuah event tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran. Kreativitas dan inovasi OPD sangat menentukan agar kegiatan bisa berjalan sukses sekaligus menarik minat masyarakat luas.

“Yang jelas event itu tidak melulu soal dana atau anggaran. Harus ada ide yang kreatif. Misalnya, saya tantang Damkar. Damkar itu punya peringatan HUT atau pertemuan se-Indonesia. Kalau bisa meyakinkan Dirjen agar HUT Damkar Nasional digelar di Bengkulu, maka bayangkan berapa ribu orang yang akan datang. Inilah peluang yang harus ditangkap,” ujarnya memberi contoh.

Dedy juga menyinggung Dinas Kominfo dan OPD lain agar berani memunculkan terobosan. Ia mencontohkan kegiatan Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA) yang berhasil melibatkan provinsi tetangga. Kegiatan seperti itu dinilai mampu menggeliatkan ekonomi lokal karena banyak tamu yang hadir, hotel penuh, rumah makan ramai, dan UMKM ikut merasakan dampak positifnya.

Gandeng Pihak Eksternal

Selain mendorong OPD, Walikota juga aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak agar Bengkulu bisa menjadi tuan rumah pertemuan-pertemuan skala nasional. Hal ini dinilai penting karena kegiatan berskala besar akan mengundang ribuan orang datang ke Bengkulu dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

“Kemarin saya bertemu dengan Pak Harahap. Saya langsung minta agar rakor KPU se-Indonesia bisa dilaksanakan di Kota Bengkulu. Bayangkan, jika setiap provinsi mengirim tiga orang dan ada 38 provinsi, berapa banyak yang datang? Inilah multiplier effect yang kita butuhkan,” kata Dedy.

Ia menegaskan, semakin banyak pertemuan nasional yang dilaksanakan di Bengkulu, semakin dikenal pula kota ini di tingkat nasional. Pada akhirnya, hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Bengkulu Sebagai Destinasi Wisata Favorit

Walikota mengungkapkan, target utama program ini adalah menjadikan Bengkulu sebagai kota yang ramai dikunjungi dan mampu bersaing dengan daerah lain di sektor pariwisata. Pemerintah Kota juga terus menata kawasan wisata unggulan, seperti Pantai Panjang dan Danau Dendam Tak Sudah, agar semakin menarik bagi wisatawan.

“Saya ingin kota ini ramai, saya ingin orang datang berkunjung ke Bengkulu. Makanya kita tata Pantai Panjang, kita tata Danau Dendam Tak Sudah. Saya juga minta para pedagang oleh-oleh lebih ramah, rumah makan harganya juga harus bersahabat. Kalau semua ini dilakukan bersama, saya yakin orang akan datang, mereka belanja, dan ekonomi kita berputar,” pungkas Dedy.

Program One OPD One Event Nasional ini diharapkan menjadi strategi efektif untuk mendorong percepatan pembangunan sektor ekonomi kreatif, memperluas jaringan kerja sama antar daerah, serta menegaskan eksistensi Kota Bengkulu di tingkat nasional. Dengan dukungan penuh dari seluruh OPD dan partisipasi masyarakat, mimpi menjadikan Bengkulu sebagai salah satu destinasi favorit di Indonesia diyakini bisa segera terwujud.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra