TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi wisata daerah. Salah satu gebrakan terbarunya adalah peluncuran **Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA)** di kawasan Pantai Panjang, yang digagas langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.
Program ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bengkulu telah bersiap, mulai dari pengadaan bibit hingga pohon kelapa siap tanam. Dukungan juga datang dari institusi pendidikan, masyarakat umum, hingga sejumlah stakeholder strategis lainnya.
Wali Kota Bengkulu melalui Asisten I Setda Kota Bengkulu, Eko Agusrianto, menyampaikan bahwa antusiasme dari semua pihak terhadap gerakan ini sangat tinggi. Hal ini menunjukkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam, khususnya kawasan pesisir yang menjadi ikon kota.
“Alhamdulillah, dukungan datang dari berbagai lini. Gubernur Bengkulu, Kapolda, pihak kampus, komunitas, hingga masyarakat turut mendukung penuh gerakan ini. Ini bentuk kolaborasi nyata yang sangat kami apresiasi,” ujar Eko, Rabu (7/8).
Eko menjelaskan, inisiasi penanaman pohon kelapa di sepanjang garis Pantai Panjang ini bukan sekadar upaya penghijauan biasa. GEMPALA merupakan bentuk nyata visi Wali Kota untuk memberikan sentuhan eksotis dan alami pada kawasan pesisir, sekaligus memiliki dampak ekologis yang signifikan.
“Pohon kelapa itu sangat cocok tumbuh di daerah pantai. Selain memperindah pemandangan, pohon ini juga punya nilai ekonomi dan daya tarik wisata. Jadi manfaatnya tidak hanya untuk sekarang, tapi juga untuk generasi mendatang,” terang Eko.
Penanaman ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Dengan melibatkan seluruh elemen, gerakan ini diharapkan menjadi momentum reflektif sekaligus selebratif dalam memperingati hari kemerdekaan dengan cara yang lebih berdampak.
“Insya Allah, Jumat besok, 8 Agustus 2025, GEMPALA akan mulai digerakkan dengan kegiatan awal berupa pembuatan lubang tanam bersama Bapak Wali Kota dan jajaran,” ungkap Eko.
Lebih lanjut, Eko menyampaikan bahwa semua persiapan telah dilakukan secara sistematis dan terarah. Pemilihan lokasi penanaman sudah melalui kajian, termasuk kesiapan lahan, pemilihan bibit unggul, serta sistem perawatan pohon pasca tanam.
“Kita ingin gerakan ini berkelanjutan. Maka dari itu, setelah penanaman, seluruh OPD diminta untuk turut bertanggung jawab dalam merawat pohon kelapa yang telah ditanam. Harapannya, pohon-pohon ini bisa tumbuh subur dan berbuah di kemudian hari,” tegasnya.
Eko juga berharap masyarakat dapat ikut ambil bagian, baik dalam kegiatan langsung maupun dalam menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini.
“Mari bersama-sama kita sukseskan GEMPALA. Jangan hanya sekadar tanam, tapi juga rawat. Karena nanti, hasilnya bisa kita nikmati bersama. Pantai Panjang akan lebih indah, sejuk, dan tentunya semakin menarik sebagai destinasi wisata,” imbuh Eko.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, GEMPALA diharapkan tidak hanya menghijaukan Pantai Panjang, tetapi juga menjadi simbol perubahan positif dalam pengelolaan ruang publik dan kawasan wisata di Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra