Skip to main content

Danrem 041/Gamas Dukung Konferprov PWI Bengkulu, Usulkan Solusi Permanen Atasi Sampah Pantai

Komandan Korem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto didampingi Kasi Intel Kolonel Kav Budiman menerima audiensi Ketua PWI Bengkulu Marsal Abadi bersama panitia Konferprov PWI di Makorem 041/Gamas, Rabu (8/7). Dalam pertemuan tersebut Danrem menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Konferprov PWI Bengkulu serta menyoroti pentingnya penanganan sampah di kawasan wisata pantai Kota Bengkulu.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>   Komandan Korem (Danrem) 041/Garuda Emas (Gamas), Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., menyampaikan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Danrem saat menerima audiensi Ketua PWI Provinsi Bengkulu Marsal Abadi bersama panitia Konferprov di Markas Korem 041/Gamas, Rabu (8/7). Dalam pertemuan itu, Brigjen TNI Jatmiko didampingi Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Korem 041/Gamas Kolonel Kav Budiman, S.H.

Danrem menegaskan bahwa TNI mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan memperkuat organisasi profesi wartawan, khususnya PWI sebagai wadah insan pers di Bengkulu. Menurutnya, keberadaan wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang objektif sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Ia berharap Konferprov PWI Bengkulu dapat berlangsung dengan aman, tertib, demokratis, serta menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin profesional dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

"Kami siap memberikan dukungan sesuai kemampuan agar pelaksanaan Konferprov PWI Bengkulu berjalan lancar dan sukses. Yang terpenting seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif serta tetap menjaga kebersamaan," ujar Danrem.

Selain membahas agenda Konferprov, Brigjen TNI Jatmiko juga menyoroti persoalan kebersihan kawasan wisata pantai di Kota Bengkulu yang hingga kini masih menjadi tantangan serius.

Menurutnya, upaya gotong royong membersihkan sampah sebenarnya sudah rutin dilakukan oleh TNI, Polri, pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat. Namun, kondisi pantai kerap kembali dipenuhi sampah tidak lama setelah kegiatan pembersihan selesai dilaksanakan.

Ia menilai persoalan tersebut membutuhkan solusi yang lebih sistematis agar tidak terus berulang, terutama di kawasan Pantai Jakat yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat.

"Selama ini kita bersama-sama membersihkan pantai, tetapi sampah kembali datang dan menumpuk. Kalau kondisi ini terus terjadi, tentu akan memengaruhi kenyamanan wisatawan dan berdampak terhadap sektor pariwisata," katanya.

Sebagai langkah konkret, Danrem mengusulkan agar pengelolaan kebersihan kawasan pantai dilakukan dengan sistem pembagian sektor. Menurutnya, garis pantai yang cukup panjang dapat dibagi menjadi beberapa wilayah dengan panjang sekitar satu kilometer pada setiap sektor.

Melalui sistem tersebut, setiap sektor memiliki penanggung jawab yang bertugas memastikan kebersihan kawasan tetap terjaga, baik terhadap sampah kiriman dari laut maupun sampah yang berasal dari aktivitas masyarakat.

Ia juga menilai para pelaku usaha dan pedagang yang beraktivitas di sepanjang kawasan wisata harus dilibatkan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan adanya penanggung jawab di setiap sektor, pengawasan akan lebih mudah dilakukan sehingga penanganan sampah menjadi lebih efektif.

Selain itu, Danrem berharap pemerintah daerah melalui OPD terkait dapat meningkatkan pengawasan sekaligus menerapkan aturan secara tegas terhadap masyarakat maupun pelaku usaha yang masih membuang sampah sembarangan di kawasan wisata.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga ditentukan oleh kebersihan lingkungan yang mampu memberikan rasa nyaman bagi para pengunjung.

Ia optimistis apabila seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, hingga masyarakat dapat bekerja sama menjaga kebersihan pantai, maka citra pariwisata Bengkulu akan semakin baik dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Bengkulu Marsal Abadi menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan Danrem 041/Gamas terhadap pelaksanaan Konferprov PWI Bengkulu. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi motivasi bagi panitia untuk menyelenggarakan konferensi secara profesional, demokratis, serta menghasilkan kepengurusan yang mampu memperkuat organisasi wartawan di Provinsi Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra