Skip to main content

Pemprov Bengkulu Apresiasi Pendonor Darah Sukarela, Wagub Mian Ajak Masyarakat Rutin Donor Demi Selamatkan Nyawa

Wakil Gubernur Bengkulu Mian didampingi jajaran Forkopimda dan Ketua PMI Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyerahkan penghargaan kepada pendonor darah sukarela pada peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Markas PMI Provinsi Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>   Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan penghargaan kepada para pendonor darah sukarela yang selama bertahun-tahun konsisten mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangka peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 yang digelar di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu, Selasa (7/7/2026).

Peringatan yang mengangkat tema "One Drop of Humanity. Give Blood. Save Lives." atau "Satu Tetes Kemanusiaan, Donorkan Darah, Selamatkan Nyawa" menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin sadar akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan yang mampu memberikan harapan hidup bagi banyak orang.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus PMI Provinsi Bengkulu, tenaga kesehatan, serta ratusan pendonor darah sukarela yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Mian menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi merupakan bentuk nyata solidaritas antarsesama. Menurutnya, setiap kantong darah yang disumbangkan memiliki nilai kemanusiaan yang sangat tinggi karena dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah, mulai dari korban kecelakaan, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit tertentu.

"Peringatan Hari Donor Darah Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kegiatan donor darah. Setiap tetes darah yang didonorkan merupakan wujud nyata rasa kemanusiaan dan kepedulian dalam menyelamatkan kehidupan orang lain," ujar Mian.

Ia mengatakan, kebutuhan darah di berbagai rumah sakit terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat sebagai pendonor sukarela sangat dibutuhkan untuk menjaga stok darah tetap aman dan tersedia kapan pun diperlukan.

Menurutnya, budaya donor darah secara rutin perlu terus ditanamkan kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar semangat berbagi melalui donor darah menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus bentuk pengabdian sosial.

Selain mengapresiasi para pendonor, Mian juga menyampaikan penghargaan kepada PMI Provinsi Bengkulu beserta seluruh tenaga kesehatan yang selama ini bekerja keras mengelola pelayanan donor darah, mulai dari proses pengambilan darah, pemeriksaan kualitas, hingga pendistribusian kepada rumah sakit.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua PMI beserta seluruh jajaran dan tenaga kesehatan yang terus bekerja tanpa mengenal lelah dalam memastikan kebutuhan darah masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," katanya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu serta berbagai instansi dan komunitas untuk meningkatkan jumlah pendonor darah sukarela.

Menurut Herwan, ketersediaan stok darah menjadi salah satu tantangan yang harus dijaga secara berkelanjutan. Karena itu, PMI terus menggelar kegiatan donor darah di berbagai daerah, termasuk bekerja sama dengan instansi pemerintah, perguruan tinggi, perusahaan, hingga organisasi kemasyarakatan.

"Kami akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu agar kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit dapat terpenuhi secara optimal. Dukungan masyarakat untuk menjadi pendonor sukarela sangat kami harapkan," ujarnya.

Ia menambahkan, donor darah secara rutin tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima darah, tetapi juga berdampak positif terhadap kesehatan pendonor karena membantu merangsang pembentukan sel darah merah baru serta menjaga kesehatan sirkulasi darah.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pendonor, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama PMI memberikan piagam penghargaan dan doorprize kepada sejumlah pendonor sukarela yang telah mendonorkan darahnya hingga 50 kali.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai simbol penghormatan atas konsistensi dan kepedulian mereka dalam membantu sesama tanpa mengharapkan imbalan. Pemerintah berharap penghargaan ini mampu menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan donor darah secara rutin.

Melalui peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk memperkuat pelayanan donor darah di daerah. Sinergi antara pemerintah, PMI, tenaga kesehatan, serta masyarakat diharapkan mampu menjaga ketersediaan stok darah sehingga kebutuhan pasien di seluruh rumah sakit di Bengkulu dapat terpenuhi setiap saat.

Semangat berbagi melalui donor darah diharapkan terus tumbuh sebagai budaya kemanusiaan yang mampu menyelamatkan lebih banyak nyawa dan memperkuat rasa solidaritas di tengah masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra